Fungsi Pengawasan Dalam Manajemen

Fungsi Pengawasan Dalam Manajemen serta Tujuannya!

Diposting pada

Fungsi Pengawasan Dalam Manajemen serta Tujuannya! – Ketika bisnis Anda mulai memiliki karyawan, inilah saatnya bagi Anda untuk mengawasi manajemen. Pengawasan dalam manajemen diperlukan dalam bisnis karena Anda harus memastikan bahwa semua pekerjaan dalam bisnis dapat diselesaikan sesuai dengan yang Anda inginkan.

Karyawan identik dengan manajemen pengawasan. Nah, pada kesempatan ini kami akan menjelaskan fungsi pengawasan dalam manajemen, apakah Anda tahu fungsi pengawasan dalam manajemen? Jika belum mari kita baca artike di bawah ini dengan hati-hati.


Fungsi Pengawasan Dalam Manajemen

Kegiatan pengawasan memiliki fungsi dalam kegiatan manajemen. Definisi fungsi pengawasan pada dasarnya adalah untuk menilai, menganalisis, dan memberikan rekomendasi dan menyerahkan laporan yang berkaitan dengan bidang pekerjaan dari departemen atau organisasi / perusahaan yang telah diteliti. Kegiatan ini juga termasuk dalam fungsi kepemimpinan dalam organisasi.

Lebih detail fungsi pengawasan berikut dalam manajemen yang dapat dilihat:

  • Pengawasan menilai apakah masing-masing elemen / unit dalam organisasi menjalankan kebijakan dan aturan yang sesuai dengan tugas masing-masing.
  • Untuk menilai surat atau melaporkan apakah itu menggambarkan aktivitas aktual dengan benar dan hati-hati.
  • Sebagai penilaian mengenai mengendalikan kegiatan manajemen apa yang memadai dan diimplementasikan secara efektif.
  • Analisis apakah kegiatan yang telah dilakukan secara efektif memenangkan target yang ditargetkan sebelumnya.
  • Meneliti apakah kegiatan tersebut dijalankan seefisien mungkin.

Tujuan Pengawasan

Kegiatan pengawasan memiliki berbagai jenis tujuan dalam manajemen organisasi, termasuk:

  • Pastikan perjalanan kerja sesuai dengan perencanaan, kebijakan dan prosedur yang ditetapkan.
  • Berkoordinasi antar kegiatan yang dilakukan.
  • Hindari terjadinya penyalahgunaan dan limbah anggaran.
  • Menjamin realisasi kepuasan konsumen dengan produk yang diproduksi (jika perusahaan nirlaba)
  • Membangun kepercayaan konsumen / publik pada kepemimpinan organisasi / korporasi / pemerintah.

Langkah Dalam Melaksanakan Pengawasan Dalam Manajemen

Pengawasan dalam manajemen ini penting sehingga kesalahan yang terjadi dapat segera diperbaiki. Ada 3 langkah dalam menjalankan ini:


  • Membuat Standar

Standar adalah kriteria yang dapat Anda gunakan untuk mengukur hasil pekerjaan. Standar dibuat berdasarkan kemampuan pekerjaan dalam keadaan normal.

Formulir standar ini dibagi menjadi 2 yaitu:


  1. Standar Kuantitatif

Standar yang diungkapkan dalam unit-unit tertentu seperti jam kerja mesin, jam kerja langsung, dan satuan barang, investasi, dll.


  1. Standar Kualitatif

Standar dalam bentuk opini publik, peluang, pekerja, dll.


  • Membandingkan Kegiatan Standar

Langkah ini dilakukan untuk menentukan jumlah penyimpangan yang terjadi. Anda dapat menggunakan langkah ini sebagai alarm untuk mengetahui gejala implikasi yang mungkin terjadi.


  • Tindakan Perbaikan

Tindakan ini dilakukan untuk meningkatkan kegiatan, kegiatan, atau kebijakan yang tidak sesuai dengan default. Sebelum melakukan hal di atas, Anda harus mendapatkan informasi tentang kemajuan yang telah dicapai dan penyimpangan.

Misalnya Anda memiliki bisnis toko roti. Langkah pertama yang perlu Anda buat adalah membuat standar, misalnya dengan membuat standar kuantitatif seperti ini:

  1. Masuk kerja pada pukul 7:30 pagi.
  2. Bekerja pulang jam 4:00 malam.
  3. Siapkan 40 porsi adonan per hari
  4. Memanggang campuran yang sudah siap
  5. Lakukan pengepakan pada produk jadi

Kemudian langkah selanjutnya adalah membandingkan kegiatan karyawan dengan standar yang telah Anda buat:

  1. Masukkan jam 07.30 -> OK
  2. Pekerjaan rumah 16.00 -> sudah ok
  3. Buat 40 porsi adonan -> hanya 42 porsi, kurang dari 8 porsi
  4. Memanggang campuran siap -> OK
  5. Paket produk yang telah dibuat -> Karyawan telah dikemas dengan baik.

Dari 5 standar yang Anda buat, hanya ada 1 yang tidak sesuai, yaitu membuat adonan. Langkah pengawasan yang harus dilakukan adalah mengambil koreksi atau koreksi. Tingkatkan kembali karyawan Anda dan dorong mereka untuk membuat adonan hingga 40 porsi.

Pengawasan dan kontrol dalam manajemen harus memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan
  2. melaporkan setiap penyimpangan
  3. memiliki visi.
  4. obyektif, teliti, dan sesuai dengan standar yang digunakan
  5. Fleksibel dan fleksibel
  6. Menurut pola organisasi
  7. ekonomis
  8. mudah dimengerti
  9. Diquiiity dengan langkah-langkah koreksi

Dengan pengawasan dalam manajemen akan membuat operasi bisnis dapat berjalan tanpa hambatan. Selain itu akan mendorong karyawan untuk menjadi lebih bertanggung jawab atas tugas-tugas yang ditanggungnya.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Fungsi Pengawasan Dalam Manajemen serta Tujuannya! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: