Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Fungsi Sistem Informasi Manajemen: Tujuan, Jenis dan Contoh!

Diposting pada

Fungsi Sistem Informasi Manajemen: Tujuan, Jenis dan Contoh! – Dalam suatu perusahaan, informasi harus ada dalam manajemennya agar dapat mengetahui sistem yang ada, berfungsi dengan baik atau tidak dan dapat mengambil keputusan. Pada kesempatan ini, pengelolaan sistem informasi secara lengkap diperiksa di sini. Nah yuk simak ulasannya berikut ini.


Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Fungsi utama penerapan sistem informasi manajemen dalam suatu organisasi adalah sebagai berikut:

  • Memudahkan manajemen untuk merencanakan, memantau, mengarahkan dan mendelegasikan pekerjaan ke semua departemen yang memiliki hubungan komando atau koordinasi.
  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas data yang disajikan secara akurat dan tepat waktu.
  • Peningkatan produktivitas dan penghematan biaya dalam suatu perusahaan.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui satuan kerja yang terkoordinasi dan sistematis.

Fungsi Sistem Informasi Manajemen Pada Bisnis

Sistem ini diperlukan karena sangat kompleks dalam organisasi bisnis. Jika Anda tidak memiliki informasi yang benar, tidak ada organisasi atau perusahaan yang dapat membuat keputusan yang baik.

Setiap keputusan yang dibuat oleh perusahaan atau organisasi harus didasarkan pada informasi yang diverifikasi dan relevan. Jika Anda tidak memiliki informasi yang relevan atau diverifikasi, bisnis yang Anda jalankan dapat mengalami kerugian yang sangat besar dan produktivitas menurun.


  • Membantu Dalam Proses Pengambilan Keputusan

Suatu sistem tentunya harus didasarkan pada informasi yang relevan dan dari sumber yang valid. Informasi tersebut harus mengandung fakta agar proses pengambilan keputusan dapat berjalan dengan baik. Dengan adanya sistem informasi manajemen di perusahaan Anda, pengambilan keputusan menjadi lebih mudah dan terstruktur dengan lebih baik.


  • Membantu Dalam Menemukan Suatu Masalah

Seperti diketahui, sistem ini memberikan informasi yang relevan tentang semua aspek kegiatan. Jika ada kesalahan manajemen, informasi pada kartu SIM akan memberikan solusi untuk masalah tersebut.


  • Membantu Dalam Hal Membandingkan Kinerja Bisnis

Sistem ini juga menyimpan data dan data historis dalam database. Sehingga sistem informasi manajemen dapat membandingkan kinerja bisnis Anda dengan lebih mudah dan cepat.


  • Membantu Dalam Hal Koordinasi Antar Departemen

Di beberapa perusahaan, perusahaan terkadang memiliki banyak departemen dan menjalankan perannya masing-masing. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem agar setiap departemen dapat berkoordinasi dengan baik. SIM memiliki kesempatan untuk mengkoordinasikan setiap departemen di sini.

Pertukaran informasi lebih baik dan lebih cepat dengan manajemen terstruktur. Dalam pertukaran informasi, hubungan yang sehat terjalin antara semua karyawan di satu departemen dan departemen lainnya.


Tujuan Sistem Informasi Manajemen

Sistem ini memegang peranan penting dalam implementasi dan perencanaan suatu perusahaan. Tujuannya meliputi:

  • Memberikan layanan informasi dalam perhitungan produk, biaya jasa barang dan tujuan manajemen lainnya.
  • Memberikan layanan yang dapat digunakan sebagai media kontrol, perencana, penilaian dan sebagai sarana perbaikan berkelanjutan.
  • Memberikan informasi pendukung yang berguna dalam analisis data dan pengambilan keputusan perusahaan.
  • Fasilitasi pekerjaan dan manajemen manajemen dalam sebuah perusahaan.

Keempat tujuan tersebut menunjukkan bahwa seorang manajer dan pengguna lain dalam suatu perusahaan sangat membutuhkan suatu media agar dapat mengakses informasi akuntansi manajemen dan juga mengetahui cara menggunakannya dengan benar. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu manajer dan pengguna lain dalam organisasi untuk mengidentifikasi masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja yang telah dilakukan sebelumnya atau sekarang.


Jenis Laporan yang Dihasilkan Sistem Informasi

Pada intinya, sistem informasi manajemen digunakan untuk menyimpan data dan menghasilkan laporan yang dapat digunakan pebisnis untuk menganalisis dan membuat keputusan. Ada tiga jenis laporan dasar dalam sistem ini:


  • Dijadwalkan

Laporan rutin ini menggunakan aturan yang diberikan oleh pemohon untuk mengumpulkan dan mengatur data. Laporan terjadwal memungkinkan perusahaan untuk menganalisis data selama periode waktu tertentu (contoh: maskapai penerbangan dapat menunjukkan persentase bagasi yang hilang per bulan), lokasi (contoh: pengecer dapat membandingkan angka penjualan dari toko yang berbeda) atau parameter lainnya.


  • Ad-hoc

Ini adalah laporan yang dibuat pengguna satu kali untuk menjawab pertanyaan. Jika laporan tersebut membantu, Anda dapat mengubah laporan ad hoc menjadi laporan terjadwal.


  • Real-time

Dengan jenis laporan ini, seseorang dapat memantau perubahan yang terjadi. Misalnya, kepala petugas layanan pelanggan dapat melihat lonjakan volume panggilan yang tidak terduga dan menemukan cara untuk meningkatkan produktivitas atau meninjau beberapa panggilan di tempat lain.


Contoh Sistem Informasi Manajemen

Di era 4.0 (empat koma nol), hampir semua wilayah kerja kini mulai mengubah sistem menjadi sistem digital, termasuk sistem informasi manajemen pada suatu perusahaan atau organisasi. Representasi data yang lebih akurat dengan menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak tentunya akan membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Berikut adalah contoh penerapan sistem informasi manajemen:


  • SCM (Supply Chain Management)

Dengan manajemen rantai pasokan, data yang tersedia lebih terintegrasi. Data SCM umumnya lebih difokuskan pada ketersediaan atau pengiriman bahan mentah dari pemasok ke produsen, pengecer dan pengguna akhir. Anda juga dapat dengan mudah menemukan catatan rinci tentang ketersediaan bahan baku di dalam perusahaan. Data yang tersedia kemudian dapat digunakan untuk tujuan manajemen perusahaan.


  • OAS (Office Automation System)

OAS memungkinkan Anda untuk mengintegrasikan semua server ke dalam perusahaan dengan menggunakan aplikasi tertentu. Ini membuat komunikasi antar departemen menjadi lebih lancar. Komunikasi tersebut dapat berupa layanan chat atau email yang hanya terintegrasi secara internal di dalam perusahaan yang bersangkutan.


  • ERP (Enterprise Resource Planning)

Sistem ERP dapat memudahkan manajemen untuk memantau dan mengelola semua unit atau departemen dalam suatu perusahaan. Mulai dari bidang keuangan, akuntansi dan pemasaran hingga sumber daya manusia, operasi dan manajemen pengadaan. Dengan demikian, pemantauan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan lebih efisien waktu.


  • KWS (Knowledge Work System)

Sistem kerja pengetahuan dapat memasukkan pengetahuan baru yang dimasukkan ke dalam sistem. Pengetahuan ini selanjutnya akan diterapkan dalam pekerjaan dan digunakan secara internal oleh semua spesialis di perusahaan yang bersangkutan.


  • ESS (Executive Support System)

Sistem Pendukung Eksekutif dapat memudahkan manajer dalam berinteraksi dengan seluruh anggota perusahaan melalui materi komunikasi berupa grafik dan informasi pendukung lainnya.


  • ES (Expert System) dan AI (Artificial Intelligent)

ES dan AI keduanya jenis kecerdasan buatan. Dengan kecerdasan buatan, sistem dapat secara otomatis menganalisis masalah yang dapat muncul di suatu perusahaan. Misalnya untuk memecahkan masalah sistem perencanaan.


  • IMS (Informatic Management System)

Sistem ini memudahkan pengguna dalam melakukan pencarian dari informasi umum hingga tahap analisis pengambilan keputusan. Pengguna IMS juga dapat mengintegrasikan beberapa program komputer dengan berbagai informasi yang ada.


  • DSS (Decision Support System)

DSS menyajikan keputusan pengambilan keputusan yang dapat diambil manajer berdasarkan pertimbangan data yang ada di perusahaan atau di organisasi.


  • TPS (Transaction Processing System)

TPS dapat secara efektif mengintegrasikan semua transaksi bisnis rutin yang dilakukan perusahaan, seperti: untuk akuisisi data melalui inventaris kantor dan biaya karyawan.


  • GDSS (Group decision Supprort System) dan CSCWS (Computer Support Collaborative Work System)

Hampir sama dengan DSS, tetapi dengan GDSS & CSCWS solusi yang ditawarkan berbasis grup. Pilihan solusi berdasarkan data kuesioner dan layanan konsultasi, misalnya dalam aplikasi e-government.


Komponen Sistem Informasi Manajemen

Komponen sistem informasi manajemen fungsional adalah elemen dan komponen yang berkaitan dengan pengolahan data, teknik pengumpulan data, penyimpanan dan pelaporan informasi bila sistem ini dibutuhkan oleh manajemen.


  • Sistem Administrasi dan Operasional

Sistem ini terdiri dari beberapa bagian manajemen yang menjalankan aktivitas rutin dengan prosedur yang telah ditentukan. Prosedur ini ada di kepegawaian, administrasi dan sebagainya. Komponen ini harus dimonitor dengan hati-hati karena perubahan dapat diharapkan segera.


  • Sistem Pelaporan Manajemen

Komponen selanjutnya adalah sistem pelaporan manajemen yang merupakan komponen informasi manajemen dan mempunyai bagian yang mempunyai tugas pokok menghasilkan laporan kinerja baik secara berkala maupun berkala.


  • Sistem Pencarian

Sistem pencarian merupakan suatu komponen yang menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan suatu perusahaan. Bentuk sistem pencarian tidak terstruktur, tetapi penting untuk pengambilan keputusan.


  • Sistem Database

Sistem ini merupakan salah satu komponen yang memiliki keunggulan dalam menyimpan semua data dan informasi kegiatan perusahaan.


  • Manajemen Data

Manajemen data adalah komponen dalam sistem informasi yang memastikan bahwa berbagai jenis data yang mereka miliki lebih akurat, lebih mutakhir, lebih aman, dan juga siap digunakan.

Manajemen data bertindak sebagai penghubung antara database dan berbagai komponen sistem informasi lainnya. Sistem ini menggunakan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk memperoleh, mengelola, mengontrol dan mengolah data agar data dapat diakses dengan lebih mudah.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Fungsi Sistem Informasi Manajemen: Tujuan, Jenis dan Contoh! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: