Fungsi Manajemen Pemasaran

Fungsi Manajemen Pemasaran: Konsep, Tujuans dan Contohnya!

Diposting pada

Fungsi Manajemen Pemasaran: Konsep, Tujuans dan Contohnya! – Perusahaan yang sedang berkembang harus memahami manajemen pemasaran yang baik, terutama di era globalisasi, di mana banyak pesaing berlomba-lomba memasarkan produknya di berbagai negara. Artikel ini menjelaskan peran manajemen pemasaran dan perannya dalam mengembangkan bisnis Anda.

Bisnis perlu melakukan manajemen pemasaran dan memasukkannya sebagai strategi kunci untuk mencapai tujuan. Manajemen pemasaran memiliki fungsi sebagai berikut:


Fungsi Manajemen Pemasaran

  • Pendistribusian (Distributing)

Fungsi penjualan sangat penting karena berperan dalam memperkenalkan produk Anda kepada publik. Harapannya, masyarakat akan tertarik dan membeli produk tersebut. Tanpa fitur ini, sebagus apapun produk Anda, percuma jika masyarakat tidak mengenal produk Anda.


  • Jual Beli (Trading)

Padahal, fungsi jual beli merupakan inti dari manajemen pemasaran. Alasannya adalah perusahaan mendapat keuntungan dari jual beli produk. Fungsi jual beli menawarkan keuntungan bagi produsen dan konsumen. Keuntungan bagi perusahaan datang dalam bentuk keuntungan dari perdagangan produk. Sementara bagi konsumen yang diuntungkan adalah dapat memenuhi kebutuhannya.


  • PPenyediaan Sarana (Facilitating)

Fungsi ini terkait dengan berbagai aspek untuk mencapai kelancaran produksi seperti penyimpanan, komunikasi, dan pemilahan produk yang terstandarisasi.


  • Melakukan Riset (Research)

Bisnis perlu mencari produk yang dibutuhkan pasar. Dengan cara ini perusahaan mengetahui manajemen pemasaran yang tepat untuk menjual produk.


  • Pemrosesan (Processing)

Fungsi pengolahan adalah untuk menambah nilai suatu produk agar harganya lebih tinggi.


Fungsi Umum Manajemen Pemasaran

  • Fungsi umum manajemen pemasaran adalah sebagai berikut:
  • Lakukan penelitian tentang konsumen.
  • Lakukan distribusi produk atau komoditas.
  • Memberikan pelayanan atau pelayanan yang baik kepada pelanggan.
  • Tingkatkan dan kembangkan produk.
  • Tetapkan harga.
  • Jadikan aktivitas pemasaran lebih efektif dan efisien.
  • Evaluasi strategi periklanan dan penjualan.
  • Menjalin komunikasi dengan konsumen.
  • Memenuhi kebutuhan konsumen dan pasar.

Karakteristik Manajemen Pemasaran

  • Berorientasi pada Pelanggan

Semua aktivitas bisnis harus diarahkan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan. Penekanan pada kebutuhan dan keinginan konsumen membuat bisnis di jalur yang benar. Semua keputusan pemasaran harus dibuat berdasarkan dampaknya terhadap pelanggan. Konsumen menjadi tujuan inti perusahaan.


  • Riset Pasar

Di bawah konsep pemasaran; Mengetahui dan memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan sangat penting. Oleh karena itu, diperlukan program riset pasar yang tertib dan sistematis untuk mengikuti perkembangan pasar. Selain itu, diperlukan inovasi dan kreativitas untuk mengembangkan produk yang sesuai dengan harapan pelanggan.


  • Membuat Rencana Pemasaran

Konsep pemasaran membutuhkan pendekatan pemasaran yang ditargetkan. Tujuan keseluruhan perusahaan harus menghasilkan keuntungan melalui kepuasan pelanggan.

Rencana pemasaran dapat menjadi bagian dari rencana bisnis secara keseluruhan. Strategi pemasaran yang solid adalah dasar dari rencana pemasaran yang ditulis dengan baik. Jika Anda membuat rencana pemasaran yang menyertakan daftar tindakan tetapi tidak memiliki landasan strategis yang kuat, itu tidak akan banyak berguna bagi perusahaan.

Berdasarkan tujuan ini, tujuan dan pedoman pemasaran dan departemen lain harus ditentukan secara tepat. Perencanaan pemasaran membantu membawa filosofi yang berpusat pada konsumen ke dalam keseluruhan sistem bisnis dan berfungsi sebagai panduan untuk upaya organisasi.


  • Pemasaran yang Sistematis

Setelah tujuan organisasi dan masing-masing departemen dirumuskan, tujuan organisasi juga perlu diselaraskan dengan tujuan orang-orang yang bekerja di dalam organisasi. Kegiatan dan operasi berbagai unit organisasi harus dikoordinasikan dengan baik untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Departemen pemasaran perlu mengembangkan bauran pemasaran yang paling tepat untuk mencapai tujuan yang diinginkan melalui kepuasan pelanggan.


  • Kepuasan Pelanggan

Kepuasan pelanggan merupakan istilah yang banyak digunakan dalam pemasaran. Ini adalah ukuran bagaimana produk dan layanan yang diberikan oleh perusahaan memenuhi atau melebihi harapan pelanggan. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan keuntungan dalam jangka panjang melalui kepuasan pelanggan.


Konsep Pemasaran Modern

Konsep pemasaran modern cukup luas. Artinya cukup sulit untuk mendidik diri sendiri tentang konsumen dan membuat barang yang sesuai dengan kebutuhannya. Oleh karena itu, sangat penting bagi penjual untuk mengedukasi tentang hal-hal yang diinginkan konsumen dan bagaimana hal-hal tersebut dapat disediakan bagi mereka.

Hanya dengan begitu Anda dapat bertahan dan menghasilkan keuntungan di pasar. Ada 6 konsep pemasaran modern yang sangat penting dari sudut pandang pemasaran modern dan dapat Anda pelajari.


 

  • Konsep Produksi

Perusahaan yang menggunakan konsep produksi umumnya terlalu fokus pada aktivitas produksinya sendiri. Karena menurut konsep ini, konsumen membeli produk yang sudah diproduksi dan dibawa ke pasar oleh perusahaan.


  • Konsep Produk

Sesuai dengan nama konsep tersebut maka perusahaan akan mementingkan karakteristik atau kualitas produk. Perusahaan sedang berpikir untuk membangun bisnis jangka panjang dengan membuat produk yang hanya memenuhi standar kualitas terbaik yang tersedia bagi konsumen.


  • Konsep Penjualan

Tidaklah cukup bagi produsen untuk membuat barang dan menunggu pelanggan membeli produknya. Berdasarkan konsep tersebut, maka sangat penting untuk menginformasikan kepada konsumen tentang produk yang telah dipasarkan melalui berbagai media periklanan.


  • Konsep Pemasaran

Pembeli adalah raja. Oleh karena itu, sangat penting bagi produsen untuk menghasilkan produk yang diinginkan konsumen agar konsumen merasa puas dan produsen mendapatkan keuntungan darinya. Dengan pemasaran seluas mungkin, visibilitas produk yang lebih dikenal konsumen akan tercapai.


  • Konsep Konsumen

Konsep konsumen ini dimaksudkan untuk memberikan perhatian individu konsumen. Contohnya seperti memberikan layanan terbaik kepada setiap pelanggan yang menggunakan produk dan layanan kami. Dengan cara ini, pelanggan secara alami merasa dihargai dan memastikan kepuasan.


  • Konsep Hubungan Sosial

Konsep ini berarti perusahaan bekerja tidak hanya untuk konsumen tetapi juga untuk masyarakat. Jadi perusahaan perlu keseimbangan antara keuntungan perusahaan, keinginan konsumen dan kesejahteraan sosial.


Tujuan Manajemen Pemasaran

  • Menciptakan Permintaan atau Demand

Tujuan pertama dari manajemen pemasaran adalah menciptakan permintaan dengan berbagai cara. Buat jalur terencana untuk mengetahui preferensi dan selera konsumen atas barang atau jasa yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.


  • Kepuasan Pelanggan

Manajer pemasaran perlu mempelajari persyaratan pelanggan sebelum mereka dapat menawarkan barang atau jasa. Harus dipelajari bahwa menjual barang atau jasa tidak sepenting kepuasan pelanggan. Pemasaran modern berorientasi pada pelanggan. Dimulai dan diakhiri dengan pelanggan.


  • Pangsa Pasar atau Market Share

Setiap perusahaan bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasarnya, yaitu rasio penjualan terhadap total penjualan dalam perekonomian. Misalnya, Pepsi dan Coke saling bersaing untuk meningkatkan pangsa pasar mereka. Untuk melakukan ini, mereka telah memperkenalkan periklanan inovatif, pengemasan inovatif, promosi penjualan, dll.


  • Peningkatan Keuntungan

Departemen pemasaran adalah satu-satunya departemen yang menghasilkan pendapatan bagi sebuah perusahaan. Keuntungan yang cukup harus dibuat dengan menjual produk agar puas. Jika perusahaan tidak mendapat untung, itu tidak dapat bertahan. Selain itu, keuntungan juga dibutuhkan untuk pertumbuhan dan diversifikasi perusahaan.


  • Pencitraan Produk yang Baik di Mata Publik

Membangun citra produk yang baik di mata publik adalah tujuan lain dari manajemen pemasaran. Jika departemen pemasaran menawarkan produk berkualitas kepada pelanggan dengan harga yang wajar, hal itu pasti akan menciptakan citra yang baik dengan pelanggan.


  • Menciptakan Pelanggan Baru

Bisnis dibentuk untuk menjual produk atau layanan kepada pelanggan. Oleh karena itu, pelanggan adalah fondasi perusahaan. Pelangganlah yang memberikan pendapatan kepada bisnis dan menentukan apa yang akan dijual perusahaan.

Untuk mendapatkan pelanggan baru, kebutuhan pelanggan harus diperiksa dan diidentifikasi secara lebih komprehensif. Jika sebuah perusahaan ingin tumbuh dan bertahan dalam bisnis, menciptakan pelanggan baru sangatlah penting. Anda harus menganalisis dan memahami keinginan mereka.


  • Memuaskan Pelanggan

Tidaklah cukup untuk menarik pelanggan baru. Bisnis perlu mengembangkan dan mendistribusikan produk dan layanan yang memenuhi harapan pelanggan untuk memastikan kepuasan mereka. Jika pelanggan tidak puas, perusahaan tidak akan dapat menghasilkan pendapatan untuk menutupi biaya dan mendapatkan pengembalian investasi yang wajar.

Pelanggan yang bahagia tidak hanya berarti membeli produk karena memenuhi kebutuhan pelanggan. Mereka juga memberikan rekomendasi kepada orang-orang terdekat mereka. Artinya produk Anda dikenal banyak orang.


Tugas Manajemen Pemasaran

  • Tujuannya untuk mengetahui kebutuhan atau keinginan konsumen.
  • Tujuannya agar dapat mengembangkan produk atau konsep produk untuk kebutuhan dan kepuasan konsumen atau pasar.
  • Tujuannya untuk membuat desain produk dan mengembangkannya menjadi kemasan dan merek.
  • Tujuannya adalah untuk mengelola penjualan dan meninjau penjualan.
  • Tujuannya adalah untuk menciptakan komunikasi pemasaran yang efektif dan efisien.
  • Tujuannya adalah agar dapat menetapkan harga untuk mencapai laba atas investasi yang wajar.

Contoh Manajemen Pemasaran

Setelah fungsi di atas diketahui, berikut adalah contoh manajemen pemasaran.

Administrasi ini dilakukan Ahmad terhadap produk buah-buahan yaitu melon. Pengelolaan ini dimulai saat Ahmad memproduksi buah dari petani melon di desanya.

Setelah berproduksi, Ahmad melakukan penelitian harga pasar dan menggunakannya sebagai dasar penentuan harga jual buah.

Setelah Ahmad berhasil menentukan harga jual Rp 8.000 / kg, ia mengangkut melon tersebut ke pasar.

Untuk menggugah minat konsumen, Ahmad menawarkan harga khusus. Jadi jika membeli lebih dari 5 kg, konsumen akan mendapatkan potongan harga sebesar Rp 5.000. Setelah Ahmad berhasil menjual semua buahnya, ia menghitung penjualannya.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Fungsi Manajemen Pemasaran: Konsep, Tujuans dan Contohnya! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: