Fungsi Manajemen Keuangan

Fungsi Manajemen Keuangan: Tujuan, Manfaat dan Mengelolah!

Diposting pada

Fungsi Manajemen Keuangan: Tujuan, Manfaat dan Mengelolah! – Keuangan bisa dibilang merupakan aspek kehidupan yang penting, sehingga perlu dikelola melalui pengelolaan keuangan.

Secara umum para ahli sepakat bahwa manajemen keuangan adalah seni mengelola sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan tertentu.

Sadar atau tidak, Anda sebenarnya telah menggunakan manajemen keuangan dalam kehidupan sehari-hari Anda.

Misalnya untuk menutupi kebutuhan bulanan. Biasanya, Anda menggunakan pendapatan bulanan Anda untuk menghitung anggaran apa yang akan dibelanjakan, disimpan, atau diinvestasikan selama satu tahun.

Bisa juga menjadi hal kecil lainnya jika Anda berada di kota dengan beberapa rupiah untuk berlibur dan mengatur uang agar Anda dapat bertahan untuk memenuhi kebutuhan Anda selama liburan. Ini semua adalah bagian dari manajemen keuangan. Pada poin ini kita akan membahas fungsi manajemen keuangan beserta uraiannya.


Fungsi Manajemen Keuangan

  • Planning

Perencanaan keuangan dalam suatu perusahaan sangatlah penting. Perencanaan keuangan meliputi pengelolaan kas, penghitungan untung rugi, dan perencanaan arus kas.


  • Budgeting

Penganggaran menyediakan dana untuk semua kebutuhan bisnis. Alokasi ini harus dijaga seminimal mungkin dan memaksimalkan anggaran yang tersedia.


  • Controlling

Pengendalian adalah pengendalian atau evaluasi keuangan yang sedang berlangsung. Penilaian dilakukan untuk memperbaiki sistem keuangan perusahaan agar perusahaan dapat bertahan.


  • Auditing

Auditing adalah proses mengaudit keuangan. Dengan mengaudit keuangan perusahaan sesuai dengan prinsip akuntansi, penyalahgunaan dan penyimpangan dana perusahaan dapat dihindari.


  • Reporting

Pelaporan adalah pelaporan keuangan. Pelaporan keuangan perusahaan harus terbuka dan transparan di semua kalangan perusahaan. Laporan ini berguna untuk memberikan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan.


Tujuan Manajemen Keuangan

  • Menjaga Arus Kas

Dalam sebuah perusahaan, arus penyetoran dan penarikan harus terus dipantau agar pengeluaran tidak bertambah. Akibatnya bisa mengakibatkan kerugian bisnis. Uang tunai biasanya digunakan untuk membeli bahan mentah, membayar karyawan, dan pengeluaran lainnya.


  • Memaksimalkan Keuangan Perusahaan

Tugas manajemen keuangan tidak hanya memantau keuangan, tetapi juga melihat anggaran kegiatan dana yang tidak menguntungkan bagi perusahaan. Hal tersebut dapat dihilangkan dan diganti dengan aktivitas yang lebih menguntungkan bagi perusahaan.


  • Mempersiapkan Struktur Modal

Manajer keuangan dalam merencanakan struktur modal harus mampu menyeimbangkan antara anggaran yang tersedia dengan dana yang dipinjam oleh perusahaan.


  • Memaksimalkan Keuntungan

Perencanaan keuangan yang tepat akan dapat memaksimalkan keuntungan jangka panjang.


  • Meningkatkan Efisiensi

Dengan menganggarkan sumber daya yang tepat di semua aspek, efisiensi sumber daya perusahaan semakin ditingkatkan.


  • Mengoptimalkan Kekayaan Perusahaan

Manajer keuangan juga harus bisa membaca pasar saham. Memberikan bagi hasil yang semaksimal mungkin kepada pemegang saham tentunya akan meningkatkan perusahaan dan memberikan kepercayaan kepada pemegang saham untuk terus berinvestasi di perusahaan.


  • Mengurangi Resiko Operasional

Keputusan yang tepat oleh manajer keuangan menyebabkan risiko bisnis yang tidak pasti setiap saat.


  • Memastikan Kelangsungan Kehidupan Perusahaan

Manajer keuangan memegang peranan penting dalam menjalankan bisnis. Keputusan yang tepat dapat membuat perusahaan bertahan dalam persaingan bisnis, namun keputusan yang ceroboh dapat menyebabkan perusahaan bangkrut.


  • Mengurangi Biaya Modal

Manajer keuangan perlu melakukan perencanaan permodalan yang tepat agar pengeluaran modal dapat diminimalisir dengan cara tersebut.


Manfaat Manajemen Keuangan

Perusahaan yang tidak memiliki pengelolaan keuangan yang baik akan mengalami kesulitan dalam menjalankan usahanya. Masalahnya termasuk kekurangan modal, dana yang tidak perlu, dan banyak lagi. Namun, jika perusahaan mampu mengelola semua aset yang dimilikinya, banyak keuntungan yang didapat.


  • Perusahaan Keuangan dikendalikan dengan Baik

Semua pengeluaran dan pendapatan disimpan dengan benar ketika fungsi administratif berfungsi dengan baik. Tentunya dapat digunakan untuk menetapkan batasan pengeluaran tanpa merugikan kas perusahaan.


  • Memaksimalkan Penggunaan Dana Perusahaan

Manajemen juga perlu memantau aktivitas mana biaya yang berguna dan mana yang tidak. Ketika perusahaan dikelola dengan baik, maka aset perusahaan akan dimaksimalkan untuk hal-hal yang hanya berguna.


  • Struktur Modal yang Sehat

Manfaat lain dari pengelolaan keuangan adalah terciptanya struktur permodalan yang sehat. Struktur permodalan dikatakan sehat apabila lebih besar dari utangnya.


  • Aman Berinvestasi

Bisnis dapat menghasilkan uang dari investasi mereka. Baik dengan memperluas perusahaan atau dengan menginvestasikan uang di pasar keuangan. Dengan pengelolaan dan analisis keuangan yang baik, dana ini akan diinvestasikan dengan aman dan niscaya akan menguntungkan.


  • Mampu Memberikan Kepastian Bagi Pemegang Saham

Salah satu manfaat pengelolaan keuangan yang baik bagi perusahaan adalah dapat memberikan kepada pemegang saham kepastian hasil, kepastian harga pasar, dan kepastian laporan keuangan yang sehat. Dengan adanya jaminan ini, pemegang saham juga tidak akan ragu untuk menambah besaran investasinya. Artinya perusahaan akan mendapat lebih banyak modal.


Tips Mengelola Manajemen Keuangan

Begitu Anda mengetahui peran, tujuan dan prinsip seorang manajer keuangan. Kita juga perlu mengetahui seberapa efektif tips pengelolaan keuangan. Berikut beberapa tip untuk pengelolaan keuangan yang bena


  • Pisahkan Antara Rekening Pribadi dan Keuangan Perusahaan

Banyak pebisnis masih mencampurkan uang pribadi dan uang perusahaan. Uang pribadi dan perusahaan harus dipisahkan. Ini berguna untuk mengukur kesehatan keuangan perusahaan dan menghindari penyalahgunaan keuangan perusahaan.


  • Alokasikan Pengeluaran untuk Menggaji Diri Sendiri

Meskipun perusahaan itu milik Anda sendiri, Anda perlu mengalokasikan dan membayar jumlah tertentu setiap bulan sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda meminjam uang dari bisnis Anda sendiri, itu juga harus dicatat sebagai hutang dan dikembalikan.


  • Buat Laporan Keuangan

Laporan keuangan disusun dengan tujuan untuk mengetahui keluar masuknya dana dan mencari tahu untung dan rugi dari bisnis yang sedang berjalan.


  • Buat Catatan Proyeksi Arus Kas

Dengan kumpulan data proyeksi arus kas, perusahaan dapat mengetahui kapan harus membelanjakan dan kapan harus menerima dana. Catatan ini juga digunakan untuk melakukan upaya sebelum kerugian finansial perusahaan terjadi.


  • Hindari Uang Menginap di Karyawan

Jangan biarkan karyawan yang mengelola keuangan perusahaan mengambil dana perusahaan. Kemungkinan besar uang tersebut akan digunakan untuk kebutuhan pribadi karyawan.


  • Lakukan Cek Stok Barang

Kerusakan diminimalkan dengan memeriksa stok secara teratur. Biasanya persediaan barang yang terjual dihapuskan sebagai tidak terjual. Sarana yang harus tetap ada karenanya harus hilang tanpa tujuan yang jelas.


  • Pisahkan Kasir dan Akunting

Departemen tempat kasir berada juga harus menyiapkan rekening tahunannya sendiri. Kasir harus dilaporkan setiap hari untuk menghindari kemungkinan manipulasi data.

Untuk mempermudah, Anda dapat menggunakan POS dan software akuntansi untuk meminimalkan penipuan dan memudahkan dalam memantau bisnis Anda.

Untuk hasil yang maksimal, Anda dapat menggunakan software akuntansi yang dapat diintegrasikan dengan berbagai software kasir, seperti: Accurate Online.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Fungsi Manajemen Keuangan: Tujuan, Manfaat dan Mengelolah! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: