Pemanasan Global: Faktor Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi!

Diposting pada

Pemanasan Global: Faktor Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi! – Apa yang dimaksud dengan pemanasan Global (global warming)? Pengertian pemanasan global merupakan suatu proses peningkatan suhu rata-rata di bumi, baik itu pada lapisan atmosfer, daratan, dan lautan. Pemanasan global sangat erat kaitannya dengan pencemaran udara yang ada diseluruh dunia.

Dengan meningkatnya jumlah karbon dioksida, efek rumah kaca, gas akibat pembakaran bahan bakar fosil dan aktivitas manusia lainnya, merupakan sumber utama terjadinya pemanasan global selama bertahun-tahun. Berdasarkan hasil penelitian para ahli menyatakan bahwa suhu bumi mengalami peningkatan drastis selama satu abad terakhir, yaitu mencapai 0,6°C. Mungkin terlihat kecil, akan tetapi dampak pemanasan global tersebut sangat besar bagi kehidupan di bumi.


Pengertian Pemanasan Global Menurut Para Ahli

Pemanasan Global : Faktor Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasi!

Untuk dapat lebih memahami apa itu global warming, maka kita bisa merujuk kepada pendapat beberapa ahli berikut ini:


  1. Agen Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat

Pemanasan global merupakan peningkatan suhu rata-rata di permukaan bumi, baik yang sudah berlalu maupun yang sedang terjadi saat ini. Efek rumah kaca merupakan penyebab pemanasan global yang paling besar sehingga mengakibatkan perubahaan iklim.


  1. Asosiasi Energi Matahari New Mexico, Amerika Serikat

Pemanasan global merupakan peningkatan suhu atau temperatur rata-rata yang ada di permukaan bumi sebagai dampak dari efek rumah kaca. Efek rumah kaca tersebut adalah peristiwa terperangkapnya panas dibumi karena terhalang oleh gas emisi seperti karbondioksida (asap kendaraan bermotor, asap pabrik-pabrik atau industri, kebakaran hutan) di atmosfir.


  1. National Wildlife Federation

Global warming menurutnya merupakan peningkatan suhu udara di bumi yang mengakibatkan terjadinya berbagai bencana alam, misalnya badai, kekeringan, banjir dan lain-lain. Global warming juga menyebabkan perubahan landscape kehidupan di bumi dan membunuh banyak species.


Faktor Penyebab Pemanasan Global

Pemanasan Global terjadi karena gaya hidup manusia, pola konsumsi, dan teknologi yang terdapat di berbagai negara maju. Beberapa negara maju penyumbang terbesar global warming ini misalnya Amerika Serikat, China, Rusia, Inggris, dan beberapa negara lainnya. Seperti yang disebutkan pada pengertian pemanasan global di atas, berikut ini merupakan beberapa faktor penyebab global warming:


  1. Polusi KarbonDioksida

Karbondioksida adalah gas yang berasal dari berbagai kegiatan manusia karena proses pembakaran pada mesin kendaraan, mesin pabrik dan mesin industri serta pembangkit listrik yang berbahan bakar fosil dan sebagainya. Polusi karbon dioksida ini merupakan faktor terbesar penyebab global warming yang terjadi saat ini. Hal ini semakin memburuk karena semakin tingginya pengguna kendaraan bermotor di berbagai belahan dunia.


  1. Penggunaan Bahan Kimia

Terdapat banyak produk dan kebutuhan manusia yang menggunakan bahan kimia, salah satunya merupakan pupuk tanaman. Walaupun dianggap berbahaya, akan tetapi penggunaan pupuk kimia tetap dilakukan hingga saat ini. Didalam pupuk kimia mengandung gas nitrogen oksida yang kapasitasnya 300 kali lebih panas dibandingkan dengan karbon dioksida. Nah, bisa dibayangkan bagaimana dampaknya terhadap pemanasan global jika pupuk kimia digunakan secara berlebihan.


  1. Penebangan dan Pembakaran Hutan

Aktivitas penebangan dan pembakaran hutan secara liar dan tak terkendali juga menjadi penyebab terbesar terjadinya global warming. Seperti kita tahu, pohon-pohon di hutan dibutuhkan untuk menyumbang oksigen bagi mahluk hidup di bumi. Penebangan dan pembakaran pohon-pohon tersebut selain menyebabkan polusi udara, juga mengakibatkan hilangnya sebagian ‘paru-paru’ dunia untuk mendaur ulang karbon dioksida.


  1. Efek Rumah Kaca

Gedung dan rumah bertingkat yang dibangun dengan menggunakan konsep bangunan kaca, kaca tidak dapat menyerap panas matahari dan akan memantulkan cahaya matahari ke atmosfir. Sayangnya, panas tersebut tertahan atau terperangkap di atmosfir oleh polusi udara dari karbon dioksida, metana, sulfur dioksida dan uap air, sehingga panas yang tak terserap tersebut kembali ke permukaan bumi dan tersimpan disana. Proses ini terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama dan mengakibatkan suhu rata-rata dipermukaan bumi yang terus meningkat.


Dampak Pemanasan Global

Dampak global warming secara umum merupakan terjadinya peningkatan suhu rata-rata di bumi. Akan tetapi, terdapat banyak sekali dampak yang terjadi akibat pemanasan global tersebut, baik itu iklim dan cuaca, peningkatan air laut, ekosistem, dan lain-lain. Berikut ini merupakan beberapa dampak pemanasan global:


  1. Perubahan Iklim dan Cuaca

Pemanasan global menyebabkan terjadinya perubahan iklim dan cuaca di berbagai penjuru dunia. Hal ini dikarenakan kondisi atmosfir yang berubah di berbagai lokasi akibat pemanasan global tersebut.


  1. Hujan Asam

Asap yang dihasilkan oleh pembakaran batubara dan minyak akan menghasilkan emisi SO dan nitrogen oksida. Ketika kedua gas tersebut bereaksi di udara maka akan menghasilkan asam nitrat, asam sulfat. Inilah yang kemudian mengakibatkan terjadinya hujan asam. Hujan asam ini bisa mengakibatkan kerusakan pada benda-benda logam, merusak tanaman, mengakibatkan kesulitan bernafas, dan lain sebagainya.


  1. Es Kutub Utara dan Selatan Mencair

Sebagian besar area kutub utara dan selatan tertutup oleh es yang bisa memantulkan cahaya matahari. Global warming akan membuat es yang terdapat dikutub utara dan selatan mencair. Jika es di kutub utara dan selatan terus mencair maka panas matahari akan semakin banyak terserap dan menimbulkan panas. Selain itu percepatan mencairnya es akan membuat berbagai binatang yang terdapat kutub utara dan selatan kehilangan habitatnya.


  1. Permukaan Laut Naik

Hal ini disebabkan karena es yang mencari dari kutub utara dan selatan akan mengalir menuju laut. Pada akhirnya permukaan air laut akan semakin tinggi secara perlahan-lahan. Sepanjang abad 20 menurut beberapa ilmuwan, permukaan air laut telah naik hingga 25 cm. Dan diperkirakan permukaan air laut akan terus naik hingga mencapai 88 cm. Hal ini tentu saja akan membuat daerah daratan yang ada dipermukaan bumi semakin berkurang.


  1. Ekologis Terganggu

Global warming berdampak besar bagi semua mahluk hidup yang ada dibumi, baik itu hewan dan tumbuhan. Aktivitas manusia yang mengakibatkan global warming akan dapat membuat banyak hewan melakukan migrasi ke tempat lain. Tumbuhan-tumbuhan disuatu daerah dapat menjadi hilang atau mati karena iklimnya sudah tidak sesuai dengan habitat aslinya.


  1. Lapisan Ozon Menipis

Lapisan ozon adalah lapisan yang menyelimuti bumi sehingga lapisan tersebut tidak terkena radiasi langsung dari sinar matahari. Global warming mengakibatkan lapisan ozon ini semakin menipis bahkan hingga rusak. Dampak dari kerusakan lapisan ozon ini merupakan sinar matahari yang langsung mengenai kulit manusia. Sinar ultraviolet yang langsung mengenai kulit bisa mengakibatkan penyakit kulit hingga kanker kulit.


  1. Pergantian Musim Berubah

Siklus musim yang terdapat di berbagai wilayah bumi akan mengalami perubahan atau menjadi tidak teratur karena adanya pemanasan global. Hal ini mengakibatkan banyak masalah bagi manusia, misalnya perubahan musim hujan dan musim kemarau. Dampak pergantian musim ini juga terjadi kepada industri pertanian dan peternakan. Musim tanam dan musim panen yang menjadi tidak jelas akan mengakibatkan hasil pertanian dan peternakan akan menurun.


Cara Mengatasi Pemanasan Global

Pemanasan global bisa diatasi dengan tindakan nyata oleh semua umat manusia di berbagai penjuru dunia. Eksploitasi alam yang selama ini sudah dilakukan harus dikendalikan dengan baik. Mengacu pada pengertian pemanasan global di atas, berikut ini merupakan beberapa upaya sederhana untuk mengatasinya:


  1. Mengurangi Penggunaan Kendaraan Bermotor

Kendaraan bermotor sudah menjadi kebutuhan manusia saat ini yang digunakan sebagai alat transportasi. Akan tetapi, kita sering lupa bahwa asap kendaraan bermotor menyumbang CO2 yang mengakibatkan pemanasan global. Untuk dapat mencegah global warming, kita bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menggunakan angkutan massal. Dengan begitu, polusi udara akan berkurang dan bisa membantu mengatasi global warming.


  1. Menjaga Kelestarian Alam

Eksploitasi hasil alam yang berlebihan lebih banyak merugikan ketimbang menguntungkan untuk jangka cukup panjang. Penebangan dan pembakaran hutan untuk membuka lahan sudah seharusnya dikendalikan atau dihentikan. Menanam kembali pohon di lahan yang dibakar/ ditebang merupakan langkah konkrit yang bisa dilakukan untuk mengatasi pemanasan global.


  1. Mengontrol Pemakaian Listrik

Penggunaan listrik yang berlebihan juga bisa menimbulkan pemanasan global. Hal ini terkesan sangat sepele akan tetapi dampaknya sangat besar. Lampu-lampu dan peralatan listrik bisa mengeluarkan panas. Bayangkan berapa besar panas yang dikeluarkan bila seluruh manusia di bumi menggunakan listrik secara berlebihan. Selain membantu mengatasi pemanasan global, mengontrol pemakaian listrik juga akan membuat kita lebih hemat energi dan hemat biaya.


  1. Mengendalikan Limbah

Limbah bisa mengeluarkan gas berbahaya ke udara. Gas berbahaya ini selain menimbulkan bau busuk, juga bisa menyebabkan efek rumah kaca yang menyebabkan panas matahari terperangkap di permukaan bumi. Dengan mengendalikan limbah, baik limbah rumah tangga maupun limbah industri, maka hal ini bisa membantu mengatasi global warming.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Pemanasan Global: Faktor Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare :).

Baca juga artikel lainnya tentang: