Fungsi Sendi Pelana

Apa Fungsi Sendi Pelana: Macam, Struktur dan Kelainannya?

Diposting pada

Apa Fungsi Sendi Pelana: Macam, Struktur dan Kelainannya? – Pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas materi yang berkaitan dengan fungsi sendi sadel yang dibahas berdasarkan fungsi, jenis, struktur, dan kelainan sendi. Untuk melengkapi topik pembahasan kita kali ini, baca laporan lengkapnya di bawah ini.


Fungsi Sendi Pelana

Sendi sadel ini memiliki fungsi sebagai sendi yang menghubungkan dua tulang atau lebih dan dapat melakukan gerakan rotasi. Tetapi tidak bisa bergerak ke segala arah adalah jalan satu arah.

Misalnya seperti persendian di telapak tangan. Dimana pada ruas telapak tangan terdapat persendian yang membantu dalam sistem pergerakan persendian. Sehingga dukungan ini pada akhirnya memudahkan pelaksanaan kegiatan.


Macam-macam Sendi di Tubuh Manusia

Jumlah persendian antara satu orang dengan orang lain dapat berbeda-beda tergantung pada sejumlah faktor. Namun, diperkirakan manusia memiliki 250 hingga 350 sendi.

Sendi berperan penting dalam gerakan tubuh. Tentunya kita akan sangat tidak praktis jika persendian mengalami gangguan seperti dislokasi persendian dan arthritis.

Beberapa definisi mengatakan sendi adalah titik di mana dua tulang terhubung. Disebutkan juga bahwa persendian merupakan hubungan yang kuat antara tulang, tulang rawan dan gigi. Berikut tiga jenis persendian pada tubuh manusia dan fungsinya masing-masing.


  • Sinartrosis atau Sendi Mati

Sendi mati atau berserat menghubungkan dua atau lebih tulang yang tidak menyebabkan gerakan. Contoh sendi mati adalah sendi antara tulang tengkorak, yang disebut jahitan, dan gomphose (hubungan antara gigi dan tengkorak).



  • Amfiartrosis atau Sendi Kaku

Sendi ini memungkinkan gerakan, meskipun secara inheren terbatas. Salah satu sendi kaku ada di tulang belakang serta di rambut kemaluan di pinggul.


  • Diartrosis atau Sendi Gerak

Seperti namanya, sendi ini bisa bergerak dengan bebas dan leluasa. Sendi gerak juga dikenal sebagai sendi sinovial. Sendi yang dapat digerakkan ini memiliki cairan yang disebut cairan sinovial. Dengan bantuan cairan sinovial ini sebagai pelumas, persendian bisa digerakkan.


Macam-macam Sendi Gerak Pada Manusia

Manusia memiliki banyak sendi gerak. Oleh karena itu, jenis sambungan ini perlu diklasifikasikan beserta fungsi dan lokasinya. Berikut ini adalah pengelompokan dan lokasi sendi artikulasi.


  • Sendi Putar atau Pivot

Seperti namanya, sendi ini memiliki khasiat bahwa satu tulang dapat berputar melawan tulang lainnya. Contoh sendi putar adalah sendi antara ulna dan tulang pengumpul di lengan.


  • Sendi Geser atau Plane

Sendi ini memungkinkan tulang bergerak secara merata. Contoh adanya slip joint adalah sendi intercarpal yang menghubungkan tulang-tulang di pergelangan tangan.


  • Sendi Pelana atau Saddle

Sendi ini menyerupai “pelana” yang memungkinkan terjadinya gerakan dua arah. Contoh sendi pelana adalah sendi yang menghubungkan tulang pergelangan tangan dengan tulang pangkal ibu jari.


  • Sendi Engsel atau Hinge

Sendi ini memungkinkan tulang bergerak seperti gerakan pintu dan satu sisi. Sendi di lutut, yang menghubungkan tiga tulang: tulang paha, tulang kering, dan tulang lutut, merupakan contoh sendi.


  • Sendi Gulung atau Condyloid

Koneksi spiral dapat ditemukan antara tulang rongga elips dan permukaan tulang oval lainnya. Sendi ini memungkinkan gerakan hanya dua sumbu, yaitu gerakan menekuk (flexion) dan peregangan (extension) serta gerakan menjauhi tubuh (medial) dan gerakan mendekati garis tubuh (lateral). Salah satu contoh keberadaan roll joint adalah sendi yang menghubungkan tulang telapak tangan dengan tulang jari.


  • Sendi Peluru atau Ball and Socket

Sendi bola adalah sambungan yang memungkinkan gerakan ke segala arah. Sebuah tulang melingkar (bola) “duduk” di sendi bola, yang melekat pada rongga (soket) tulang lainnya.

Tubuh manusia hanya memiliki dua sendi bola. Pertama, persendian di panggul yang menghubungkan panggul dengan tulang paha. Kedua, sendi di bahu yang menghubungkan tulang belikat dan lengan atas.


Struktur Sendi Pelana

Sendi pelana memiliki komponen yang merupakan bagian dari sendi atau struktur yang menyusun setiap sendi.

Beberapa komponen sambungan sadel tercantum di bawah ini:

  • Selotip adalah salah satu pengikat di bagian luar sambungan.
  • Kapsul sendi adalah salah satu lapisan sel.
  • Cairan sinovular adalah cairan yang bertindak sebagai pelumas di ujung tulang di dalam kapsul.

Kelainan Sendi Pelana

Sendi sangat penting karena berfungsinya sendi-sendi ini. Kemudian ada kelainan yang mempengaruhi fungsi sendi itu sendiri.

Beberapa gejala yang umum terjadi pada persendian mana pun meliputi:

  • Arthritis
  • Arthralgia
  • Suatu gangguan yang disebabkan oleh virus atau bakteri tertentu.
  • Sindroma sjogren.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Apa Fungsi Sendi Pelana: Macam, Struktur dan Kelainannya? semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: