Fungsi Kalsium

Apa Fungsi dari Kalsium: Bahaya Kekurangan dan Mencegahnya?

Diposting pada

Apa Fungsi dari Kalsium: Bahaya Kekurangan dan Mencegahnya? – Fungsi kalsium bagi tubuh merupakan bagian esensial dari banyak fungsi dasar. Kalsium memainkan peran berbeda di dalam tubuh. Peran kalsium bagi tubuh memainkan peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan.

Tubuh membutuhkan kalsium untuk mengedarkan darah, menggerakkan otot, dan melepaskan hormon. Peran kalsium dalam tubuh juga membantu membawa pesan dari otak ke bagian tubuh lainnya. Kalsium bekerja sama dengan vitamin dan mineral lain di dalam tubuh dan membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Tubuh tidak menghasilkan kalsium. Fungsi kalsium bagi tubuh bisa dicapai dengan mengonsumsi makanan bergizi. Makanan tinggi kalsium antara lain susu dan produk olahannya, ikan, sayuran berdaun hijau tua, dan kacang-kacangan.

Fungsi kalsium bagi tubuh harus dipenuhi setiap hari. Berikut ini adalah apa saja yang kalsium lakukan untuk tubuh dan seberapa banyak kalsium yang kurang serta cara mencegahnya agar Anda tidak penasaran, yuk simak baik-baik artikel berikut ini.


Fungsi Kalsium untuk Tubuh Sehat

  • Membentuk dan Memperkuat Tulang dan Gigi

Tulang dan gigi adalah sebagian besar struktur tubuh yang dibuat oleh kalsium. 99% asupan kalsium digunakan untuk fungsi ini. Peran kalsium dalam pembentukan tulang dimulai di dalam rahim dan akan mencapai puncaknya sekitar usia 30 tahun. Setelah itu, kepadatan tulang mulai menurun karena faktor usia dan hormonal.

Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan kalsium sejak masa kanak-kanak hingga usia 30 tahun harus diperhatikan. Selain itu, penting untuk memastikan asupan vitamin D yang cukup, yang membantu meningkatkan penyerapan kalsium.

Kekurangan asupan kalsium atau penyerapan yang buruk memiliki konsekuensi jangka panjang. Osteoporosis adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh kekurangan kalsium, terutama pada wanita yang telah memasuki masa menopause.


  • Membantu Menjaga Struktur Rangka dan Fungsinya

Tulang yang kokoh dan berbentuk sempurna secara langsung memengaruhi struktur kerangka dan fungsinya. Ini terutama benar pada tahap awal pertumbuhan. Kebutuhan kalsium harus terpenuhi agar tulang dapat tumbuh dengan baik. Anak-anak yang kekurangan kalsium berisiko mengalami kelainan bentuk tulang dan masalah kesehatan lainnya seperti rakhitis, melemahnya atau pelunakan tulang pada anak.


  • Menjaga Kerja Jantung Tetap Sehat

Sedangkan kalsium digunakan untuk fungsi lain selain membentuk tulang dan gigi, namun kegunaannya tidak boleh dianggap remeh. Misalnya, kalsium dalam darah berperan penting dalam mengatur ritme dan detak jantung.

Kalsium dalam darah diatur oleh kelenjar tiroid dan paratiroid. Di sinilah keseimbangan tetap terjaga. Ketika terjadi kekurangan kalsium di dalam darah, kalsium diambil dari persediaannya di tulang. Jika kalsium dalam darah terlalu tinggi, ia juga disimpan di tulang atau dikeluarkan melalui urin dan feses.


  • Berperan Penting dalam Kontraksi dan Relaksasi Otot

Kehadiran kalsium dalam otot berperan penting dalam kontraksi dan relaksasi otot. Bagian otot yang disebut serabut otot atau miofibril berkontraksi untuk membentuk kontraksi otot dan meregang untuk membentuk pelemas otot.

Setiap miofibril akan dikelilingi oleh retikulum sarkoplasma, dimana perubahan konsentrasi kalsium menyebabkan serabut otot berkontraksi atau rileks.


  • Terlibat dalamProses Pembekuan Darah

Fungsi kalsium lainnya adalah membantu proses pembekuan darah. Kalsium, bersama dengan vitamin K dan protein yang disebut fibrinogen, bekerja jika terjadi cedera yang melibatkan aliran darah keluar dari tubuh, membutuhkan mekanisme pembekuan darah untuk menutup luka.


  • Berperan dalam Impuls Saraf

Sel saraf merupakan komponen utama dari sistem saraf tubuh. Otak mengontrol tubuh melalui jaringan saraf yang dilalui impuls saraf untuk mengirim perintah atau respons ke otak. Kalsium berperan penting dalam mekanisme impuls saraf ini.

Ketika serabut saraf diam atau tidak melakukan impuls, dikatakan dalam keadaan rusak. Dalam keadaan ini, permukaan luar serabut saraf bermuatan positif sedangkan bagian dalam bermuatan negatif. Ion kalsium (Ca 2+) bertindak sebagai zat pembawa pesan kedua ketika neurotransmiter dilepaskan di ujung sel saraf.


  • Menjalankan FFungsi Penting dalam Sel

Kalsium digunakan oleh sel untuk transportasi ion, aktivasi enzim, dan komunikasi antar sel.


Fungsi Kalsium untuk Mencegah dan Mengatasi Penyakit

Kalsium dikatakan sebagai nutrisi yang terlibat dalam banyak proses yang digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit. Dipercaya bahwa memenuhi atau membatasi asupan kalsium dapat mencegah bahkan mengobati penyakit tertentu. Beberapa dari kondisi ini dijelaskan dalam daftar berikut:


  • Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

Kalsium telah banyak disarankan sebagai obat untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Kalsium dikatakan dapat menurunkan penyerapan lemak di usus kecil, meningkatkan ekskresi lemak, dan menurunkan kadar kolesterol darah. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara asupan kalsium dan penyakit kardiovaskular tidak terlalu signifikan.


  • Menghindari Kanker Kolon dan Rektum

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan kalsium yang tinggi dalam makanan atau suplemen dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar. Penelitian lain menemukan bahwa pria atau wanita yang mengonsumsi 700-800 mg kalsium per hari memiliki risiko 40% hingga 50% lebih rendah.


  • Berpengaruh Pada Kanker Prostat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan kalsium yang tinggi dan konsumsi produk susu yang tinggi dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Padahal beberapa penelitian lain belum menemukan kaitan antara kalsium dan kanker prostat. Namun, sebagian besar penelitian menunjukkan asupan kalsium harian maksimum tidak lebih dari 1.500 hingga 2.000 mg / hari.


  • Menurunkan Risiko Darah Tinggi atau Hipertensi

Mengkonsumsi kalsium dalam jumlah tertentu dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi walaupun tidak sebanyak itu, yaitu sekitar 1 hingga 2 mmHg pada orang dengan atau tanpa tekanan darah tinggi. Namun, kalsium tampaknya hanya efektif pada orang yang sensitif terhadap garam, serta mereka yang asupan kalsiumnya rendah. Penggunaan kalsium dalam bentuk obat oral dinilai sangat membantu pada pasien penyakit ginjal berat.


  • Pengobatan Preeklampsia

Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan berbahaya yang ditandai dengan tekanan darah tinggi. Dipercaya bahwa memenuhi kebutuhan kalsium harian pada penderita preeklamsia mengurangi risiko kematian akibat penyakit tersebut.

Mengkonsumsi 1-2 gram kalsium per hari dapat menurunkan tekanan darah yang berhubungan dengan kehamilan. Wanita lebih rentan mengalami kekurangan kalsium karena kebutuhannya akan terpenuhi, terutama sebelum dan selama kehamilan.


  • Berpengaruh pada Batu Ginjal

Kebanyakan batu ginjal dibentuk oleh kalsium oksalat. Beberapa penelitian telah menunjukkan korelasi positif antara asupan suplemen kalsium dan risiko timbulnya batu ginjal. Di sisi lain, mengonsumsi makanan yang kaya kalsium tidak menyebabkan batu ginjal dan mengurangi risiko pertumbuhannya.


  • Menjaga Berat Badan Ideal

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan kaya kalsium dapat menurunkan berat badan atau risiko obesitas. Diketahui bahwa mengonsumsi kalsium dalam kadar tinggi menurunkan konsentrasi kalsium dalam lemak dengan cara mengurangi produksi hormon paratiroid dan bentuk aktif vitamin D. Penurunan kadar kalsium dapat meningkatkan proses kehilangan lemak, yang pada akhirnya menurunkan penumpukan lemak. di dalam sel.


  • Meringankan PMS (Premenstrual Sindrom)

Mengonsumsi kalsium dalam bentuk diet tinggi kalsium telah dikaitkan dengan berkurangnya gejala sindrom pramenstruasi, atau PMS. Asupan kalsium harian yang cukup dapat meredakan gas, kram perut, perubahan suasana hati, dan rasa sakit yang ditimbulkan.

Satu studi menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi 1283 mg / hari kalsium per hari memiliki risiko hingga 30% lebih rendah terkena PMS dibandingkan wanita yang hanya mengonsumsi kalsium 529 mg / hari. Namun, mengonsumsi kalsium dalam bentuk suplemen memiliki pengaruh yang kecil terhadap kondisi PMS.


Bahaya Kekurangan Kalsium

Orang yang kekurangan kalsium tidak selalu menunjukkan gejala, apalagi jika kekurangan kalsium hanya terjadi dalam waktu yang singkat. Namun, pada beberapa orang, terutama yang mengalami defisiensi kalsium jangka panjang, kondisi ini dapat dikenali dari gejala-gejala berikut ini:

  • Kesemutan.
  • Kram dan nyeri otot.
  • Kejang.
  • Gangguan psikologis, seperti depresi, mudah lupa, dan sering kebingungan.
  • Kuku dan rambut rapuh.
  • Mudah lelah.
  • Tulang rapuh atau mudah patah, meskipun tidak mengalami cedera berat.
  • Nafsu makan berkurang.

Kekurangan kalsium jangka panjang dapat meningkatkan risiko Anda untuk beberapa penyakit yang lebih serius, termasuk:

  • Osteoporosis.
  • Patah tulang.
  • Penyakit rakitis.
  • Penyakit jantung.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Kanker, seperti kanker usus besar, kanker rektum, dan kanker prostat.
  • Preeklamsia pada ibu hamil.

Kekurangan kalsium dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin D, pola makan vegetarian, efek samping obat-obatan tertentu, dan gangguan penyerapan nutrisi. Penyakit dan penyakit tertentu seperti ketidakseimbangan hormon, pankreatitis atau kekurangan albumin juga dapat menyebabkan kekurangan kalsium.


Tips Mencegah Kekurangan Kalsium

Untuk mencegah tubuh kekurangan kalsium, pastikan makanan yang mengandung mineral ini menjadi bagian dari pola makan Anda setiap hari. Berikut beberapa makanan sumber kalsium yang bisa Anda konsumsi:

  • Ikan laut seperti teri, salmon dan sarden.
  • Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, plum, stroberi, pepaya, ara atau kurma.
  • Kacang-kacangan seperti kedelai, almond, dan edamame.
  • Sayuran seperti brokoli, okra, bok choy, dan bayam.
  • Susu dan produk susu seperti keju dan yogurt.
  • Air mineral.
  • Roti gandum utuh dan sereal yang diperkaya.

Selain makanan dan minuman alami, suplemen kalsium dapat digunakan untuk mengobati dan mengurangi risiko kekurangan kalsium. Namun demikian, konsumsi suplemen kalsium harus diperhatikan, karena dapat menyebabkan interaksi dengan obat lain bila dikonsumsi dengan jenis obat tertentu.

Hindari mengonsumsi kalsium melebihi dosis yang dianjurkan, karena kelebihan kalsium juga dapat berbahaya bagi kesehatan Anda. Pastikan Anda selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen atau suplemen kalsium apa pun untuk memastikan bahwa dosis dan penggunaannya sesuai untuk kesehatan Anda.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Apa Fungsi dari Kalsium: Bahaya Kekurangan dan Mencegahnya? semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: