Fungsi Manajemen Informasi: Contoh serta Tujuannya!

Fungsi Manajemen Informasi: Contoh serta Tujuannya!

Diposting pada

Fungsi Manajemen Informasi: Contoh serta Tujuannya! – Manajemen Informasi adalah perencanaan, pengadaan, pemrosesan, distribusi dan alokasi informasi sebagai sumber daya untuk mempersiapkan dan memfasilitasi keputusan. (Voss dan Gutschwanger, di Degkwitz, A., dan Schirmbacher, P., 2008: 655). Namun, apakah Anda tahu fungsi manajemen informasi apa? Jika belum, mari kita lihat artikel di bawah ini dengan cermat.


Fungsi Manajemen Informasi

Fungsi utama implementasi sistem informasi manajemen dalam suatu organisasi adalah sebagai berikut:

  • Menyederhanakan manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, arahan dan delegasi kerja ke semua departemen yang memiliki hubungan komando atau koordinasi dengannya.
  • Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas data yang disajikan secara akurat dan tepat waktu.
  • Untuk meningkatkan produktivitas dan penghematan biaya dalam suatu organisasi.
  • Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja terkoordinasi dan sistematis.

Contoh Sistem Informasi Manajemen

Beberapa contoh konkret dari penerapan sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut:

  • Enterprise Resource Planning (ERP)

Sistem ERP ini biasanya digunakan oleh sejumlah perusahaan besar dalam mengelola manajemen dan melakukan pengawasan yang saling terpadu terhadap unit kerja keuangan, akuntansi, sumber daya manusia, pemasaran, operasi, dan manajemen inventaris.


  • Supply Chain Management (SCM)

Sistem SCM ini tampaknya berguna untuk manajemen di mana data data yang disajikan diintegrasikan mengenai pasokan pasokan bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer untuk mengakhiri konsumen.


  • Transaction Processing System (TPS)

TPS ini berguna untuk proses data dalam jumlah besar dengan transaksi bisnis rutin. Program ini biasanya diterapkan pada gaji dan manajemen inventaris. Contohnya adalah aplikasi yang digunakan untuk bantuan keuangan dari Desa Provinsi Jawa Timur.


  • Office Automation System (OAS)

Sistem aplikasi ini berguna untuk meluncurkan komunikasi antar departemen di perusahaan dengan mengintegrasikan server komputer pada setiap pengguna di perusahaan. Contohnya adalah email.


  • Knowledge Work System (KWS)

Sistem informasi KWS ini mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam organisasi. Dengan ini, para ahli yang diharapkan dapat menerapkannya dalam pekerjaan mereka.


  • Informatic Management System (IMS)

IMS berfungsi untuk mendukung spektrum tugas dalam organisasi, yang juga dapat digunakan untuk membantu menganalisis keputusan. Sistem ini juga dapat menyatukan beberapa fungsi informasi dengan program terkomputerisasi, seperti e-procurement.


  • Decision Support System (DSS)

Sistem ini membantu manajer dalam membuat keputusan dengan mengamati lingkungan dalam perusahaan. Misalnya, tautan elektronik di Sekolah Bangsa Tunas, yang mengamati jumlah pendapatan atau pendaftaran siswa baru setiap tahun.


  • Expert System (ES) dan Artificial Intelligent (A.I.)

Sistem ini pada dasarnya menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisis pemecahan masalah menggunakan pengetahuan ahli yang telah diprogram ke dalamnya. Misalnya, sistem jadwal mekanis.


  • Group Decision Support System dan Computer-Support Collaborative Work System

Mirip dengan DSS, tetapi GDSS mencari solusi melalui pengumpulan pengetahuan dalam satu kelompok, bukan per individu. Biasanya dalam bentuk kuesioner, konsultasi, dan skenario. Contohnya adalah e-government.


  • Executive Support System (ESS)

Sistem ini membantu manajer berinteraksi dengan lingkungan perusahaan dengan berpegang pada grafik dan pendukung komunikasi lainnya.


Tujuan Manajemen Informasi

  • Dapatkan data secara akurat dan konsisten;
  • menghasilkan informasi yang berguna dari data mentah;
  • menyimpan informasi dengan aman dan dapat diakses selama masa manfaatnya;
  • Mendukung komunikasi dan membuat keputusan secara efektif.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Fungsi Manajemen Informasi: Contoh serta Tujuannya! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: