Fungsi Film

Apa Fungsi dari Film, Sejarah, Jenis beserta Unsurnya?

Diposting pada

Apa Fungsi dari Film, Sejarah, Jenis beserta Unsurnya? – Tahukah kalian apa itu film?Pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang film. Yang meliputi Fungai film, sejarah, jenis-jenis film, unsur-unsur film yang akan saya bahas dengan lengkap.


Fungsi Film

Seringkali film ditontoh untuk menjadi hiburan. Tetapi fungsi sebenarnya dalam film antara lain fungsi informatif, edukatif, dan juga persuasif. Film nasional sebagai media edukatif untuk sebagai pembinaan generasi muda dalam rangka nation and character building. Ada juga Fungsi lainnya dibawah ini

  • Sebagai media ekspresi dan artistik sutradara.
  • Sebagai media hiburan.
  • Sebagai media komunikasi massa.
  • Sebagai media pendidikan.
  • Khalayak menonton film terutama untuk hiburan.

Sejarah Film

film art merupakan solusi logis yang lahir dari pensiasatan mahalnya teknologi film yang mendesak film art, sekaligus menunjukkan bagaimana inovasi teknologi bisa mendorong munculnya aliran seni baru, atau, betapa besarnya saham pekerja seni terhadap perkembangan teknologi. Pekerja seni tertarik pada media baru sebagai alat kapasitas dan batasannya ingin  mereka coba sendiri. Keuntungan video terletak pada faktor ketersediaan dan reproduksinya yang irit. Format termahal, yaitu format 35-mm, tidak bisa dibeli oleh pembuat film eksperimental dari kalangan klas miskin (underground) dan karena itu hanya dikuasai perusahaan-perusahaan produksi film besar. Setelah perang dunia ke-II pembuat film eksperimental terutama kali membuat film dengan format 16mm.

Pada tahun 1965 Kodak mengembangkan format amatir super-8. Ditahun tahun 70-an dan 80-an terjadi booming gerakan super-8, film video yang secara kualitatif termasuk media kelas rendahan masih tetap bertahan, aspek yang menarik menyangkut berbagai jenis seni rupa media ini adalah, bahwa sebagian besar teknologi yang digunakan awalnya berasal dari perkembangan militer. Video misalnya, dikembangkan untuk pengawasan penerbangan,  komputer untuk membaca sandi/kode pihak musuh dan untuk mengevaluasi  secara lebih cepat data-data radar, dan internet untuk memperbaiki kemungkinan- kemungkinan komunikasi militer.

Film atau motion pictures ditemukan dari hasil pengembangan prinip- prinsip fotografi dan proyektor, film pertama kali diperkenalkan kepada public Amerika Serikat adalah The Life of an American fireman dan film The  Great Train Robbery dibuat oleh Edwin S Porter pada tahun 1903. Tapi film The Great Train Robbery masa putarnya hanya sebelas menit dianggap film cerita pertama, karena telah menggambarkan situasi secara ekspresif, serta peletak dasar teknik editing yang baik.

Tahun 1906 sampai 1916 merupakan periode paling penting dalam sejarah perfilman di Amerik Serikat, karena pada decade ini lahir film Feature, lahir  pula bintang film dan pusat perfilman yang kita kenal dengan Holllywood, periode ini juga disbut dengan The age of Griffith karena David Wark Griffith-lah yang telah membuat film sebagai media yang dinamis Film The Adventures of Dolly (1908) dan puncaknya film The Birth of a Nation (1915) serta film Intolarance (1916). Griffith mempelopori gaya beraktig yang lebih alamiah, organisasi cerit yang makin baik, dan yang paling utama mengangkat film  menjadi media yang memiliki karakteristik unik, dengan gerakan-gerakan kamera yang dinamis, sudut pengambilan gambar yang baik, dan teknik editing yag baik, pada periode ini perlu di catat nama Mack Sennett dan Keystone Company- nya yang telah membuat film komedi bisu dengan bintang legendaris Charlie Chaplin.

Bila film pertamaya adalah film bisu, maka pada tahun 1927 di Broadway Amerika Serikat muncul film bicara pertama meskipun belum sempurna (Ardianto, 2004:134).

Film adalah industri binis, predikat ini membawa anggapan orang yang masih meyakini bahwa film adalah karya seni, yang di produksi secara kreatif dan memenuhi imajinasi orang-orang yang bertujuan memperoleh estetika (keindahan) yang sempurna. Meskipun kenyataannya bentuk karya seni, industri film adalah bisnis yang memberi keuntungan, kadang-kadang menjadi mesin uang yang sering kali, demi uang keluar dari kaidah artistik film  itu sendiri(Ardianto, 2004:134) .


Jenis-jenis Film

Masyarakat biasanya menonton film dengan tujuan hanya untuk hiburan, nyatanya film memiliki banyak sekali fungsi mulai dari fungsi edukatif, informatif, persuasif dan lain sebagainya, ada ahli yang mengatakan film dibagi menjadi dua macam yaitu yang mengandung cerita dan film non cerita. Dan adapula yang menggolongkan film menjadi ilmu non fiksi dan film fiksi, jika dilihat secara keseluruhan, jenis-jenis film sendiri memang dibagi menjadi beberapa bagian berdasarkan dengan tujuan pembuatannya.

Berikut ini adalah jenis-jenis film yang haruskalian ketahui


  • Film Animasi atau Kartun

Film kartun memang bukan film pertama dibuat, film kartun merupakan bagian dari teknologi yang tidak mengandalkan realita dalam pembuatannya, dalam sinematografi, film ini masuk sebagai film khusus yang berasal dari serangkaian gambar dan disatukan agar terlihat bergerak. Kumpulan dari gambar-gambar tersebutlah yang kemudian di tampilkan pada layar dan diputar agar terlihat seperti gambar yang hidup dan nyata. Film kartun atau animasi umumnya diperuntukkan untuk anak-anak. Film kartun yang terkenal diantaranya adalah Upin dan Ipin, Donal Bebek, Mickey Mouse, dan lain sebagainya.


  • Film Cerita

Tentunya Anda seringkali melihat film cerita, karena memang film jenis inilah yang paling banyak dibuat di berbagai belahan dunia. Film cerita tentu saja mengandung cerita yang mampu menghibur penonton, dimana film ini biasaya tayang di bioskop dan dijual sebagai produk penjualan. Ada film cerita yang dibuat dari cerita fiktif (skenario belaka) dan adapula cerita yang memang diambil dari kisah nyata. Film cerita sendiri dibagi menjadi beberapa macam tergantung dari isi cerita yang diangkat. Film cerita yang banyak diminati di industri perfilman diantaranya adalah film horor, film drama, film kolosal, film fantasi, film romantis, Science Fiction, laga, dan lain sebagainya.


  • Film Dokumenter

Flm dokumenter merupakan film yang berisi tentang rekaman kenyataan, film ini dibuat berdasarkan hasil interpretasi dan sudut pandang pembuatnya.


  • Film Pendek

Film pendek adalah yang dibuat dengan durasi tidak mencapai 1 jam, film ini banyak dibuat oleh berbagai negara tak terkecuali Indonesia. Film pendek biasanya diproduksi dengan adanya tujuan tertentu yang bukan sekedar hiburan semata.


  • Film Panjang

Film panjang dibuat dengan durasi lebih lama yakni 60 menit lebih. Film ini biasanya diputar di bioskop dengan durasi rata-rata 120 menit. Mengingat waktu tayangnya yang lama, tentu saja biaya produksi film panjang ini lebih banyak dibandingkan dengan film pendek.


  • Film Berita

Jenis film selanjutnya adalah berita, ini berisi tentang kejadian-kejadian nyata yang sifatnya aktual. Film ini bersifat objektif, dimana tidak mengandung unsur persuasif ataupun memihak pada kalangan tertentu.


Unsur-Unsur Film

Unsur-unsur dari film adalah sebagai berikut:

  • Produser.
  • Sutradara.
  • Penulis Skenario.
  • Penata Kamera (Kameramen).
  • Penata Artistik (Art Director).
  • Penata Musik.
  • Editor.
  • Pengisi dan penata suara.
  • Pemeran (aktris dan aktor).

Demikian sedikit pembahasan mengenai Apa Fungsi dari Film, Sejarah, Jenis beserta Unsurnya? semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: