Fungsi Manajemen Sarana dan Prasanan: Tujuan dan Prosesnya

Fungsi Manajemen Sarana dan Prasanan: Tujuan dan Prosesnya!!

Diposting pada

Fungsi Manajemen Sarana dan Prasanan: Tujuan dan Prosesnya!! – Fungsi manajemen Fasilitas dan infrastruktur adalah berbagai jenis tugas atau aktivitas pengelolaan infrastruktur yang memiliki peran yang khas dan saling mendukung untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Tujuan dari waktu ini hanya dapat dicapai dengan mengambil tindakan.

Melakukan tindakan untuk mencapai tujuan YANAG telah ditentukan sebagai konten manajemen dan isi manajemen dan konten ini yang terdiri dari proses manajemen yang terdiri dari fungsi fungsi atau kegiatan utama. Namun, apakah Anda sudah tahu fasilitas apa untuk mengelola fasilitas dan prasure? Jika kita belum membahasnya di artikel di bawah ini.


Fungsi Manajemen Sarana dan Prasanan

Adapaun Fungsi manajemen Sarana dan Praseana adalah sebagai berikut:

  • Perencanaan kebutuhan barang.
  • Perencanaan kebutuhan barang.
  • Penganggaran.
  • Pengadaan.
  • Penyimpanan dan penyaluran.
  • Pemeliharaan.
  • Penghapusan.
  • Pengendalian.

Memberi dan melengkapi fasilitas untuk semua keperluan yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran.

Mempertahankan agar tugas siswa yang diberikan oleh guru dapat dilakukan dengan lancar dan optimal.


Tujuan Manajemen Sarana dan Prasarana

Berikut adalah beberapa tujuan fasilitas manajemen dan infrastruktur:

  • Untuk mencari pengadaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan melalui sistem pengadaan dan pengadaan yang cermat dan hati-hati.
  • Untuk menggunakan penggunaan fasilitas dan infrastruktur dengan tepat dan efisien di institusi pendidikan.
  • Untuk mengupayakan pemeliharaan fasilitas sekolah dan infrastruktur, sehingga keberadaannya selalu dalam kondisi siap pakai di setiap kebutuhan semua personel sekolah.

Ruang Lingkup Manajemen Sarana dan Prasarana

Fasilitas manajemen dan infrastruktur dapat diartikan sebagai kegiatan organisasi, mulai dari perencanaan atau analisis kebutuhan, pengadaan, inventaris, kegiatan distribusi, pemanfaatan, pemeliharaan, penghancuran dan kewajiban barang-barang seluler dan non-bergerak, alat belajar, dan lainnya – lain.

Dengan kegiatan ini, perawatan untuk fasilitas dan infrastruktur dapat bekerja dengan baik,

Sehingga dapat meningkatkan kinerja warga sekolah, memperpanjang usia penggunaan, mengurangi biaya perbaikan dan menentukan pemeliharaan fasilitas dan infrastruktur yang efektif.


Proses Manajemen Sarana dan Prasarana

Berikut adalah beberapa proses manajemen dan infrastruktur:

  • Pengadaan

Pengadaan adalah semua kegiatan untuk memberikan semua kebutuhan barang, objek dan layanan untuk keperluan pelaksanaan tugas.

Dengan kata lain, itu adalah upaya untuk mewujudkan rencana yang direncanakan untuk mendapatkan peralatan yang telah disiapkan sebelumnya.

Sedangkan pengadaan menurut infrastruktur menurut tim dosen Departemen Administrasi Pendidikan dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dilakukan dengan membeli, hadiah atau sumbangan, bertukar, dan sebagainya.


  • Perencanaan

Perencanaan Pendidikan dan Infrastruktur Pendidikan adalah proses analisis dan penentuan kebutuhan yang diperlukan dalam proses pembelajaran sehingga persyaratan istilah muncul (primer) dan kebutuhan pendukung.


  • Pendistribusian (kegiatan distribusi)

Menurut Ibrahim Bafadal (2003: 38) bahwa:

“Distribusi atau distribusi fasilitas dan infrastruktur adalah kegiatan menghilangkan barang dan tanggung jawab seseorang yang bertanggung jawab atas penyimpanan ke unit atau orang yang membutuhkan item”.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Fungsi Manajemen Sarana dan Prasanan: Tujuan dan Prosesnya!! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: