Fungsi Lambung

Apa Fungsi Dari Lambung Pada Manusia?

Diposting pada

Apa Fungsi Dari Lambung Pada Manusia? – Lambung merupakan organ tubuh berbentuk J yang terletak di atas rongga perut kiri, di bawah diafragma. Lambung terdiri dari kardia, fundus, organ tubuh dan pilorus.

Semua bagian kecuali sebagian kecil berada di kiri garis tengah. Ukuran dan bentuknya bervariasi dari individu ke individu. Daerah lambung terdiri dari kardia, fundus, organ tubuh dan pilorus. Di bawah ini pada artikel kali ini kami akan menjelaskan tentang fungsi lambung, fungsinya dan penjelasannya sebagai berikut:


Penyimpanan Makanan

Fungsi utama lambung adalah menahan makanan sebelum proses pencernaan selanjutnya. Lambungnya memiliki bentuk yang fleksibel sehingga bisa menampung makanan hingga volume 4 liter. Meski kosong, volume internal lambung hanya sekitar 50 ml.

Total waktu makanan disimpan di dalam perut sekitar 2 hingga 3 jam. Namun pada prinsipnya lamanya waktu makanan yang diserap di dalam perut bisa berbeda-beda, tergantung jenis makanan yang diolah oleh perut. Selain itu, lamanya makanan diserap di dalam perut ditentukan oleh banyak faktor. Misalnya komposisi makanan. Makanan yang tinggi karbohidrat lebih pendek di perut. Sementara itu, makanan tinggi protein dan lemak bertahan lebih lama.


  • Mencerna Makanan

Setelah makanan dicerna di dalam mulut, makanan tersebut masuk ke kerongkongan lalu masuk ke perut. Di perut ini, makanan melewati tahap kedua pencernaan. Proses mencerna makanan ini terjadi melalui proses mekanis dan kimiawi.


  1. Proses Mekanik

Proses pencernaan mekanis terjadi tidak hanya dengan bantuan gigi di mulut, tetapi juga di perut. Perut menghancurkan makanan, yang secara mekanis didukung oleh otot-otot dinding perut yang menggerakkan gerak peristaltik untuk mengaduk makanan dan mencampurkannya dengan sari lambung. Setelah sekitar 3 jam, makanan tersebut berbentuk seperti bubur yang disebut chyme (kimus). Kemudian chyme melewati sfingter pilorus ke dalam usus kecil, yang berkontraksi dan mendekat. Karena ukuran sfingter pilorus yang relatif sempit, kimus secara bertahap didorong ke dalam usus kecil.


  1. Proses Kimiawi

Berbeda dengan proses mekanis, pada pencernaan kimiawi, proses mencerna makanan dilakukan dengan bantuan enzim yang dikeluarkan oleh kelenjar di dinding lambung. Ada beberapa enzim di dalam perut termasuk pepsin, yang memecah protein menjadi pepton, lipase, yang memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserin, asam klorida (HCl), yang mengubah pepsinogen menjadi pepsin dan membunuh mikroorganisme patogen, dan renin, yang memecah susu. protein menjadi kasein.

Enzim pencernaan ini memecah karbohidrat kompleks, protein, dan lemak yang besar menjadi molekul yang lebih kecil. Molekul-molekul ini kemudian diserap oleh usus dan kemudian masuk ke dalam darah dan mencapai setiap sel tubuh untuk diekstraksi sebagai energi.


  • Membunuh Mikroorganisme Berbahaya

Lambung menghasilkan asam klorida (HCl) yang memiliki banyak fungsi penting. Salah satunya adalah membunuh mikroorganisme patogen yang tidak sengaja masuk bersama makanan. Agar tidak menimbulkan penyakit, mikroorganisme ini dibasmi oleh asam lambung yang diproduksi oleh sel parietal di dalam lambung. Asam klorida ini diproduksi oleh sel parietal yang proses pembentukannya dipicu oleh reaksi antara pembentukan asam karbonat dari karbon dioksida dan air dengan enzim karbonat anhidrase.


  • Membantu Penyerapan Vitamin B12

Sel parietal di fundus lambung menghasilkan dua sekresi penting, salah satunya adalah faktor intrinsik. Faktor intrinsiknya adalah glikoprotein yang berperan penting dalam penyerapan vitamin B12 (cobalamin) di usus. Fungsi lambung adalah untuk menyerap vitamin B12.

Manfaat vitamin B12 bagi tubuh memang banyak sekali, mulai dari perannya dalam pembuatan sel darah merah hingga membantu proses pembentukan DNA hingga menjaga sistem saraf. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan berbagai masalah pada tubuh.


  • Mengontrol Hormon

Selain memproduksi enzim, lambung juga memproduksi beberapa hormon yang berperan penting dalam sistem pencernaan, seperti hormon gastrin dan ghrelin. Gastrin diproduksi oleh sel G di dinding perut. Hormon ini secara terus menerus merangsang sekresi asam lambung. Sedangkan ghrelin diproduksi di kelenjar oksigen mukosa yang tersebar di sekitar perut. Saat tubuh lapar atau tidak memiliki energi, hormon ghrelin bertanggung jawab untuk memberi sinyal pada hipotalamus.


  • Meredam Bahaya Asam Lambung

Lapisan lambung mengandung sel yang disebut sel piala. Sel-sel ini mengeluarkan lendir bikarbonat yang bersifat basa pada lapisan luar lambung sehingga tidak dirugikan oleh aktivitas asam lambung dan enzim pepsin.

Fungsi lambung pada manusia sangatlah penting. Sebab, gangguan fungsi lambung bisa menimbulkan berbagai penyakit yang bisa merugikan tubuh.

Saat fungsi lambung terganggu, berbagai gejala biasanya dialami, seperti gas, mual, muntah, sakit perut, dan gejala lainnya. Kondisi seperti ini tentunya dapat mengganggu aktivitas dan rutinitas sehari-hari.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Apa Fungsi Dari Lambung Pada Manusia? semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: