Faktor-Faktor Produksi

Sebutkan Faktor-faktor Produksi?

Diposting pada

Fungsi.co.id –  Sebutkan Faktor-faktor Produksi? –  adalah semua sumber daya yang dapat digunakan dalam kegiatan produksi, yaitu untuk membuat atau menambah nilai barang dan jasa.

Sederhananya, definisi faktor-faktor produksi adalah semua hal yang dibutuhkan oleh produsen untuk melakukan kegiatan produksi dengan baik dan lancar. Saat ini, ada 5 hal yang dianggap sebagai faktor produksi, yaitu:

  • Sumber daya alam / fisik (sumber daya fisik)
  • Sumber Daya Manusia / Buruh (Tenaga Kerja)
  • Modal (modal)
  • Kewirausahaan (kewirausahaan)
  • Sumber Daya Informasi (Sumber Daya Informasi)

Dalam hal ini, sumber daya alam dan tenaga kerja adalah faktor produksi asli. Sementara modal, kewirausahaan, dan sumber daya informasi, adalah faktor untuk produksi derivatif. Namun, apakah Anda tahu faktor produksi apa? Selanjutnya kita jelaskan.


Faktor Produksi

Mengacu pada penjelasan di atas, faktor-faktor produksi adalah sebagai berikut:

  • Faktor Sumber Daya Alam/ Fisik

Dalam hal ini sumber daya alam (sumber daya fisik) adalah faktor produksi yang bersumber dari kekayaan alam. Sumber daya alam dapat memenuhi kebutuhan manusia seumur hidup. Sumber daya alam meliputi:

  1. Udara, tanah, air, sinar matahari
  2. Hewan, Tanaman
  3. Mineral, dan bahan penambangan lainnya.

Sebagai ilustrasi, petani menghasilkan beras untuk memenuhi kebutuhan makanan. Faktor produksi adalah tanah, air, iklim, dan hal-hal lain yang dapat mendukung produksi beras.


  • Faktor Sumber Daya Manusia/ Tenaga Kerja

Buruh (Buruh) adalah faktor produksi yang melakukan kegiatan produksi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam faktor ini ada beberapa elemen penting, seperti elemen fisik, pemikiran, dan kemampuan serta keahlian.

Faktor perburuhan dapat dibagi menjadi dua, yaitu:


  1. Berdasarkan Kualitas

Tenaga kerja yang berpendidikan, yaitu tenaga kerja yang membutuhkan pendidikan formal untuk dapat melaksanakan pekerjaannya. Misalnya dokter, arsitek, dosen, dan lainnya.

Tenaga kerja terampil, yaitu tenaga kerja yang membutuhkan keterampilan khusus untuk melaksanakan pekerjaan mereka. Misalnya penjahit, pengrajin, pembalap, salon Kapster, dan lainnya.

Buruh tidak berpendidikan dan tidak terlatih, yaitu tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan atau pelatihan tertentu untuk melakukan pekerjaannya. Misalnya asisten rumah tangga, membangun kuli, petugas kebersihan, dan lainnya.


  1. Berdasarkan Sifat Pekerjaan

Pekerja fisik, yaitu pekerja yang lebih mengandalkan kekuasaan untuk melaksanakan pekerjaan mereka. Misalnya petugas kebersihan, pengemudi becak, pengiriman, dan lainnya.

Pekerja rohani, yaitu pekerja yang lebih mengandalkan pikiran dan perasaan dalam melaksanakan pekerjaan mereka. Misalnya dosen, guru, artis, psikolog, dan lainnya.


  • Faktor Modal

Modal (modal) memiliki peran penting dalam akselerasi dan kelancaran kegiatan produksi. Modal dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok, yaitu:


  1. Berdasarkan Sumbernya

Modal sendiri, yaitu ibukota yang sumbernya berasal dari perusahaannya sendiri.

Modal asing, yaitu modal yang sumbernya bereal dari luar perusahaan. Misalnya pinjaman dari lembaga keuangan.


  1. Berdasaran Sifatnya

Modal tetap, yaitu modal yang dapat digunakan berulang kali. Misalnya bangunan, mesin, dan peralatan.

Modal saat ini, yaitu modal yang akan digunakan dalam setiap proses produksi. Misalnya bahan baku untuk produksi.


  1. Berdasarkan Bentuknya

Modal Beton, yaitu modal yang dapat dilihat secara signifikan dalam kegiatan produksi. Misalnya bangunan, mesin, peralatan, kendaraan, dan lainnya.

Ibukota abstrak, yaitu modal yang tidak terlihat secara signifikan tetapi berharga bagi perusahaan. Misalnya hak-hak merek, paten, nama perusahaan yang baik, dan lainnya.


  1. Berdasarkan Kepemilikannya

Modal individu, yaitu modal yang berasal dari individu di mana hasilnya akan menjadi sumber pendapatan bagi pemiliknya.

Modal publik, yaitu modal yang berasal dari pemerintah di mana hasilnya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat umum. Misalnya jembatan, rumah sakit, jalan raya, port, bandara, dan lainnya.


  • Faktor Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah kemampuan yang ada dalam diri seseorang dalam menggunakan faktor-faktor produksi sehingga mendapatkan hasil yang diinginkan. Beberapa hal penting yang dimiliki oleh seorang wirausahawan adalah:

  1. Perencanaan (perencanaan)
  2. Pengorganisasian (Pengorganisasian)
  3. Milling (Aktuating)
  4. Pengawasan
  5. Faktor Sumber Daya Informasi

Kemajuan teknologi informasi di era globalisasi memainkan peran utama dalam kegiatan produksi. Ini termasuk informasi keseluruhan dan data yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengoperasikan bisnisnya.

Adapun beberapa informasi dan data adalah:

  1. Prediksi kondisi pasar di masa depan
  2. Data dan informat ekonomi
  3. Pengetahuan karyawan
  4. Dan lain-lain

Demikian sedikit pembahasan mengenai Sebutkan Faktor-faktor Produksi? semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: