Pengertian Fiksi: Jenis, Fungsi, Ciri dan Contohnya!

Diposting pada

Pengertian Fiksi: Jenis, Fungsi, Ciri dan Contohnya! – Fiksi adalah suatu karya sastra. Adapun karya sastra terbagi menjadi 2 yakni karya sastra fiksi dan nonfiksi. Karya sastra fiksi yakni merupakan cerita khayalan atau cerita rekaan. Hal ini menjadikan karya fiksi menajdi karya naratif yang berisikan bukanlah kebenaran sejarah atau cerita sebenarnya. Sedangkan karya sastra nonfiksi yakni merupakan karya sastra yang dibuat dari hasil mengkaji keilmuan dan pengalaman.

Selain itu, fiksi diartikan sebagai cerita atau latar yang bersumber dari imajinasi atau hasil khayalan. Fiksi secara ketat memiliki dasar sejarah atau kenyataan. Fiksi dapat diapresiasikan dalam beragam format yakni meliputi tulisan,acara televisi, pertunjukan langsung, film, animasi, permainan video dan lainya.


Pengertian Fiksi Menurut Para Ahli

Pengertian Fiksi : Jenis-Jenis, Fungsi, Ciri-Ciri dan Contohnya!

Untuk menambah pemahaman kita mengenai Pengertian fiksi ini maka simaklah definisi fiksi menurut para ahli berikut ini, diantaranya:

  1. Kamus Besar Bahasa Indonesia

Menurut KBBI, Fiksi yakni:

  • Cerita rekaan
  • Rekaan, khayalan, imajinasi dan tidak berdasarkan kenyataan
  • Pernyataan yang hanya yang muncul dari khayalan atau pikiran.

  1. Rocky Gerung

Fiksi adalah energi yang dihubungkan dengan telos dan itu bersifat fiksi, itu baik. Fiksi merupakan fiction dan itu berbeda dengan fiktif. Telos sendiri dalam bahasa Yunani memiliki arti yakni “akhir”, sasaran atau tujuan. Rocky menambahkan, jika dalam agama, fiksi yaitu keyakinan. sedangkan dalam literatur, fiksi yaitu energi untuk mengaktifkan imajinasi.


  1. Nurgiantoro (2010:2)

Fiksi merupakan prosa naratif yang mempunyai sifat imajinasi akan tetapi tetap rasional (masuk akal) dan mengandung kebenaran yang mendramatisasikan hubungan antar mahkluk hidup.


  1. Semi (2008:76)

Fiksi merupakan jenis narasi literer dan berupa cerita rekaan dan juga khayalan.


  1. Krismarsanti (2009:1)

Fiksi merupakan karangan yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi daripengarang.


Jenis-Jenis Fiksi

Fiksi dibagi menjadi beberapa jenis, yakni:

  1. Cerita Pendek

Cerita pendek merupakan karya yang memiliki panjang minimal 2.0000 kata namun diatas 7,500. Batasan antara cerita pendek yang panjang dengan novella tidak terlalu jelas.


  1. Novella

Novella merupakan karya yang memiliki sekitar 17,500 kata tapi dibawah 50.000 kata.


  1. Novel

Noverl merupakan karya dengan panjang kata nya 50.000 kata bahkan lebih dari itu.


Fungsi Fiksi

Muhardi & Hasanuddin (1992:12) mengemukakan bahwa fungsi fiksi yakni adalah:

  • Memperbanyak atau mengembangkan nilai normatif dan juga nilai estetis serta mengembangkan nilai praktis. Nilai praktis diambil oleh fiksi berdasarkan permasalahan realitas objektif yang dijadikan titik tolak penceritaan. Nilai normatif dan estetis ada dalam fiksi berdasarkan hasil penalaran dan pengolahan intelektual dan visi dari pengarang.
  • Sebagai media atau sarana untuk menularkan pikiran kreatif, kepekaan rasa, kemapanan visi, kebijakan serta kearifan sang pengarang.
  • Adapun fiksi sebenarnya merangsang si pembaca untuk agar mengenali, menghayati, menganalisis dan merumuskan nilai-nilai kemanusiaan yang ada dalm cerita atau kisah dari fiksi tersebut.

Ciri-Ciri Fiksi

Mengacu pada pengertian fiksi diatas, maka kita dapat mengenali sebuah karya fiksi dari karakteristiknya. Dibawah ini adalah ciri-ciri fiksi:

  1. Fiksi sifatnya rekaan atau imajinasi dari pengarang.
  2. Dalam fiksi terdapat kebenaran yang relatif atau tidak mutlak.
  3. Umumnya fiksi menggunakan bahasa yang bersifat konotatif atau bukan sebenarnya.
  4. Karya fiksi tidak memiliki sistematika yang baku.
  5. Umumnya karya fiksi menyasar emosi atau perasaan pembaca, bukan logika.
  6. Dalam karya fiksi terdapat pesan moral atau amanat tertentu.

Contoh Cerita Fiksi

Berdasarkan ciri-ciri dan jenis fiksi yang dijelaskan diatas, maka berikut terdapat beberapa contoh cerita fiksi:

  • Contoh Fiksi Roman

Ada banyak sekali karya sastra yang berbentuk roman. Selain itu, jenis-jenis Roman juga cukup banyak, misalnya Roman petualangan, Roman Psikologis, Roman percintaan, dan lain-lain.

Beberapa contoh karya sastra berbentuk Roman, yaitu:

  1. Katak Hendak Jadi Lembu (Roman Psikologi).
  2. Gadis Empat Zaman (Roman Percintaan).
  3. Si Dul Anak Jakarta (Roman Anak dan Remaja).
  4. Neraka Dunia (Roman Pendidikan).
  5. Mencari Pencuri Anak Perawan (Roman Kriminal dan Detektif).

  • Contoh Fiksi Novel

Sama halnya dengan Roman, karya sastra dalam bentuk Novel ada banyak sekali saat ini dan mudah kita temukan di toko buku. Beberapa contoh novel diantaranya adalah:

  1. Dilan 1990.
  2. Siti Nurbaya.
  3. Tenggelamnya Kapal Vander Wick.
  4. Ketika Cinta Bertasbih.

  • Contoh Fiksi Cerpen

Contoh cerita pendek (cerpen) sering kita temukan di media cetak Indonesia, misalnya koran dan majalah. Beberapa judul cerpen tersebut diantaranya:

  1. Cinta Tak Kunjung Tiba.
  2. Oh Mama Oh Papa.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Pengertian Fiksi: Jenis, Fungsi, Ciri dan Contohnya! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare :).

Baca juga artikel lainnya tentang: