Pengertian Seni Rupa 3 Dimensi: Teknik, Contoh, Unsur dan Macam

Diposting pada

Pengertian Seni Rupa 3 Dimensi: Teknik, Contoh, Unsur dan Macam – Kali ini kami akan mengulas pengertian Seni Rupa 3D. Bagi sobat yang belum faham terkait hal ini, simak baik baik.


Pegertian Seni Rupa 3 Dimensi

Karya seni rupa 3 dimensi merupakan karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi, serta memiliki volume dan ruang. unsur ruang inilah yang menjadi perbedaan antara karya seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 dimensi, dilihat dari fungsinya selain sebagai benda hias, karya seni rupa 3 dimensi juga dapat memiliki nilai pakai yang dapat digunakan untuk memenuhi bebutuhan sehari-hari, contohnya guci, tempat bunga di ruang tamu, meja, kursi, almari dan lainnya.


Teknik-Teknik Seni Rupa 3 Dimensi

Pembuatan sebuah karya seni masing-masing daerah di Indonesia memiliki bahan serta media yang berbeda juga, tergantung dengan lingkungan daerahnya, hal tersebut berlaku pada seni rupa 3 dimensi. Berikut ini adalah teknik-teknik proses pembuatan karya seni rupa 3 dimensi:


  • Teknik Aplikasi

Bentuk karya hias dalam seni menjahit dengan cara menempelkan bermacam-macam guntingan kain yang berbentuk hiasan seperti binatang, bunga maupun bentuk lainnya pada sebuah kain lain sebagai hiasan.


  • Teknik Mozaik

Teknik membuat karya seni dengan cara menempel benda 3 dimensi yang diatur serta ditata dengan sebaik mungkin sehingga menghasilkan lukisan.


  • Teknik Merakit

Teknik membuat sebuah karya seni dengan cara menyambung beberapa potongan bahan, cara ini disebut dengan merakit serta hasil karyanya disebut rakitan, cara menggabungkan bahan tersebut dapat dengan cara dipatri, disekrup dan dengan cara lainnya.


  • Teknik Pahat

Teknik membuat suatu karya seni dengan menghilangkan bahan yang tidak dibutuhkan, cara pembuatannya dapat memakai alat pahat, kikir dan martil, biasanya bahan atau media yang dipakai adalah bahan keras seperti batu, gips, kayu dan bahan lainnya.


  • Teknik Menuang atau Cor

Karya seni yang dihasilkan dengan cara menuang bahan cair yang dituang pada sebuah alat cetakan, selanjutnya  bahan cair tersebut mengeras,lalu dikeluarkan dari cetakan, bahan cair yang dipakai biasanya seperti semen, logam, gips atau karet.


Contoh Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Karya seni rupa 3 dimensi dengan gampang kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut contoh karya seni rupa 3 dimensi antaralain:

  • Kriya

Kriya merupakan karya seni yang menggunakan keterampilan tangan serta memperhatikan segi kebutuhan fisik dan segi keindahan, karya seni kriya termasuk sebagai karya seni rupa terapan nusantara, kebanyakan kriya digunakan untuk hiasan, benda terapan yang siap pakai seperti furniture, benda mainan seperti boneka. Kriya pun memiliki berbagai jenis seperti seni kriya kayu, seni kriya tekstil, seni kriya keramik, seni kriya logam, seni kriya kulit dan seni kriya batu.


Teknik-teknik pembuatan seni kriya yang biasa digunakan antara lain:

  1. Teknik Pahat: Bali adalah daerah yang paling banyak menggunakan seni kriya pahat seperti patung arca yang menggunakan bahan dasar batu andesit, seni Kriya selain menggunakan batu, bisa juga menggunakan logam, tulang, kayu bahkan sampai kulit hewan sebagai bahan dasar.
  2. Teknik Bursir: Teknik menambah dan mengurangi bentuk, dengan menjadikan bahan utama tanah liat dan sejenisnya karena bersifat lunak.
  3. Teknik Batik: Pembuatan kain batik memakai teknik cap, tulis serta lukis, orang Indonesia biasa menggunakan teknik batik tulis dalam membantik, keragaman batik tidak hanya ada di pulau jawa saja, melainkan terdapat pula di pulau Kalimantan, Sulawesi dan Sumatra, batik memiliki banyak corak yang bermacam-macam bentuk di setiap daerah, tetapi pada umumnya batik jawa bergaya natural, batik sumatra bergaya merah megah.
  4. Teknik Tenun: Indonesia kaya akan keragaman dan corak dalam menghasilkan kain tenun. tenun mempunyai dua jenis yaitu tenun songket dan tenun ikat, perbedaan tenun tersebut terdapat pada cara pembuatan dan bahannya, tenun songket dibuat dengan benang perak, emas dan benang sutra daerah Aceh, Sulteng, Bali, Sumatra, Nusa Tenggara Timur, Kaltim, Kalbar dan Sulteng terkenal dengan pengahasil tenun ikat terbesar di Inonesia dan daerah penghasil songket yang terkenal itu ada di daerah Sumbar, Aceh, Riau, Sumut, Lombok, Palembang, NTB dan Maluku, pengerjaan menggunakan teknik tenun biasanya memakan waktu 2-3 bulan.
  5. Teknik Anyaman: Anyaman merupakan teknik dengan menindih, menyilang, melipat, membolak-balik serta lungsen dengan pola yang sudah ditentukan, bahan untuk membuat kriya dengan teknik anyaman adalah rotan, bambu, pandan, lontar, mendong, enceng gondok, kertas, plasti dan tali.
  6. Teknik Bordir: Teknik bordir pada kriya biasa menempatkan hiasan dari benang yang sudah dijait pada kain yang gunanya untuk menghias tampilan kain, pengalikasian kriya bordir biasanya di baju, tas, kerudung, taplak meja, bantal dan sebagainya

  • Patung

Salah satu seni rupa 3 dimensi yang paling terkenal adalah seni patung, sampai saat ini seni patung semakin berkembang lebih baik serta memiliki nilai seni yang tinggi, patung biasa dibuat dengan bahan batu, kayu, logam serta dapat dilihat dari segala arah mata memandang, patung mempunyai panjang, lebar dan tinggi dan terbuat dari benda padat dan lunak, kebanyakan orang membuat patung dibuat serupa dengan binatang, manusia, dan bentuk lainnya.

Jenis-jenis teknik pembuatan patung terbagi menjadi dua yaitu:

  1. Zonde Bosse: Adalah wujud patung yang mampu berdiri sendiri, tidak ada bantuan di sebelah kanan atau kirinya, patung tersebut biasanya selalu menempel pada salah satu sisinya.
  2. Relief: Adalah wujud patung yang menempel pada permukaan dinding, relief ini biasanya menggambarkan sebuah adegan dari cerita, contoh relief dapat kita lihat di candi shiwa dan candi brahma di kompleks candi prambanan yang berisi rangkaian adegan ramayana.

Relief dibagi menjadi tiga jenis:

  1. Baserelief: Relief yang menampilkan bentuk yang seperapatnya dari bentuk aslinya.
  2. Demirelief: Relief yang menampilkan bentuk setengah dari bentuk aslinya.
  3. Hautrelief: Relief yang menampilkan bentuk yang sama persis dengan bentuk aslinya.

  • Keramik

Karya seni rupa keramik adalah bagian dari seni yang bersifat tradisional sampai perkembangan seni yang terkena dampak modernisasi, seni keramik mempunyai kegunaan antara lain sebagai kerajinan dengan menggunakan bahan dari tanah liat yang harus melalai proses dipijir, butsir, pilin sampai pembakaran serta glasir, sebab tanah liat mempunyai sifat yang plaktis maka dibutuhkan teknik yang khusus serta unik dalam pengolahan sampai penanganannya, proses inilah yang mempunyai rangkaian yang panjang dan mempunyai tingkatan serius karena tahapan dalam membuat keramik mempunyai bnayak resiko dan kegagalan, ketika proses serius dan bagian tersulit ini berlangsung baik, maka keramik kemungkinan besar mengalamai kegagalan produksi.

Berikut ini alat dan bahan yang dibutuhkan dalam proses pembuatan keramik:

  1. Bahan keramik pengikat: ball clay, kaolin, fire clay dan red clay.
  2. Bahan keramik pelebur: kapur dan felsper.
  3. Bahan keramik pengisi: silika grog (samot).
  4. Bahan keramik tambahan: water glass, pyrophilit, dan talk.
  5. Bahan keramik mentah glasir: bahan keramik yang melalui proses pembakaran dengan suhu tertentu.
  6. Bahan keramik SiO2: pasir kuarsa, lempung dan felspar.
  7. Bahan keramik oksida: basa-posta felsper, soda abu dan batu kapur.
  8. Bahan tambahan: senyawa cobalt, senyawa besi, senyawa nikel, senyawa chrom.
  9. Bahan perekat: gum.
  10. Bahan penutup: oksida sirkon dan oksida seng.
  11. Bahan pelebur: asam borat, Na2CO3, K2CO3, BaCO3, Pb3O4, dan borax.
  12. Bahan opacifer: SnO2 dan ZrO.

  • Arsitektur

Arsitektur adalah seni rupa 3 dimensi yang mencakup membangun keseluruhan mulai dari level besar seperti perencanaan kota, perancangan kota, arsitektur lansekap sampai ke level kecil seperti desain bangunan, desain produk, arsitektur masih memegang prinsip keindahan yang merupakan dasar dari bidang seni, seperti kesatuan, keseimbangan, keserasian dan irama serta digunakan dalam aristektur, hasil dari arsitektur merupakan perwujudan dari nilai seni, maka dari itu sebagaian perguruaan tinggi masih ada yang mengkelompokkan arsitektur pada fakultas seni.

Arsitektur dikelompokkan pada seni terpakai sedangkan seni rupa dikelompokkan pada seni murni, faktanya arsitektur memang segi seni yang mempunyai hubungan dengan perencanaan serta perancangan yang digunakan manusia untuk melakukan kegiatannya, berbeda dengan seni lukis yang hasilnya merupakan karya dua dimensi dan seni pahat yang hasilnya merupakan karya tiga dimensi, sedangkan arsitektur hasil dari karya ruang serta massa tiga dimensi.

Sebagai suatu ilmu, arsitektur pula mempunyai kaitan dengan bidang ilmu lainnya, karna sifatnya yang lengkap seperti psikologi, sosiologi, antropologi, filsafat, argonomi dan ekonomi. Oleh karena itu sebagian perguruan tinggi juga ada yang mengkelompokkan arsitektur pada fakultas sosial atau sejenisnya.

Selain itu arsitektur yang memang pada dasarnya merupakan ilmu perencanaan dan perancangan lingkungan yang dibangun dengan rekayasa/teknologi dan mempunyai tanggung jawab penuh dalam keselamatan manusia yang menggunakannya, arsitektur akan selalu merapkan ilmu teknik seperti struktur dan konstruksi, rekayasa dan teknologi pembangunan, karena itu sebagian perguruan tinggi, pula ada yang mengkelompokkan arsitektur ke dalam fakultas teknik atau sejenisnya.


Unsur Seni Rupa 3 Dimensi

Seperti halnya dalam seni rupa 2D, seni rupa 3D pun dibentuk melalui unsur-unsur sehingga karya seni rupa 3D itu memiliki keindahan, kecantikan, dan kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Unsur-unsur seni rupa 3D sebagai berikut:

  • Titik

Titik merupakan sebuah unsur yang ada didalam karya seni rupa paling bawah serta paling kecil, dengan lewat titik seseorang bisa mendapatkan ide baru dalam pembuatan karya seni rupa 3D, melalui titik juga seseorang bisa membuat garis serta ruang.


  • Garis

Adalah suatu batasan dari ruang, benda, tekstur, bidang serta warna, garis termasuk unsur seni rupa yang mempunyai dimensi dan dimensi itu cenderung memanjang serta memilki arah tertentu. Garis juga memiliki sifat seperti pendek, panjang, vertikal, horizontal, tipis, tebal, melengkung, bergelombang, patah-patah, miring serta halus.


  • Bidang

Suatu karya seni rupa yang dibuat dari beberapa garis disebut dengan bidang, Jadi dapat di artikan bawa bidang adalah kumpulan atau garis yang saling berhubungan, karna bidang terbuat dari gabungan garis, jadi bidang juga mempunyai dimensi yang panjang, selain mempunyai dimensi panjang, bidang pun memiliki dimensi lebar.


  • Bentuk

Unsur seni rupa selajutnya adalah bentuk, bentuk termasuk dalam unsur seni rupa yang mempuyai dimensi yang panjang, lebar, serta tinggi, oleh sebabb it, bentuk mempunyai isi dan volume, sehingga bentuk bisa di artikan sebagai bangun atau plastis.


  • Tekstur

Tekstur merupakan sifat permukaan suatu benda, bisa juga dirasakan dengan cara di raba atau dilihat, terdapat beberapa sifat dari tekstur yaitu, sifatnya halus, kasar, licin, mengkila, dan berpori.


Macam-Macam Seni Rupa Murni Lainnya

Seni rupa murni nusantara dan mancanegara mempunyai gaya dan gerakan tersendiri yang unik dan pandangan yang baru. Contoh seni rupa murni nusantara dan mancanegara:

  • Seni Lukis

Merupakan karya seni yang gampang dikenal orang, seni lukis merupakan seni rupa murni 2 dimensi, kanvas dan minyak adalah bahan utama dalam membuat karya lukis.

Seni lukis memiliki beberapa macam, yaitu:

  1. Seni lukis naturalis: seni yang dibuat secara natural dan berwujud nyata
  2. Seni lukis ekspresionis: seni yang dibuat karena eksperesi emosi dan perasan pelukis.
  3. Seni luki abstrak: seni yang samar dan semu.

  • Seni Grafis

Seni grafis adalah salah satu karya seni rupa murni berbentuk dua dimensi yang cara pembuatannya melalui teknik cetak.


  • Seni Fotografi

adalah karya seni yang membentuk sebuah foto dengan cara melukis cahaya yang menggunakan kamera, indra pengelihatan adalah hal yang paling penting dalam seni fotografi.


  • Seni Koreografi

adalah seni rupa murni yang menciptakan dan mengubah sebuah gaya gerakkan atau tarian yang berubah menjadi gaya gerakkan atau sebuah tarian yang utuh sehingga lebih menarik.


  • Seni Film

Seni film merupakan seni rupa murni yang dihasilkan dari rekaman orang atau benda dengan  kamera atau olah animasi.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Pengertian Seni Rupa 3 Dimensi: Teknik, Contoh, Unsur dan Macam semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: