Pengertian Orde Baru : Kebijakan, Kelebihan serta Kekurangannya!

Pengertian Orde Baru : Kebijakan, Kelebihan serta Kekurangannya! – Pengertian orde baru merupakan suatu penataan kembali kehidupan masyarakat, bangsa dan negara indonesia berlandaskan dasar negara, yaitu pancasila dan UUD 1945. Hal tersebut dilakukan karena adanya ancaman terhadap ideologi pancasila yaitu peristiwa pemberontakan gerakan 30 september (G30S/PKI).

Menurut sejarahnya, pada masa itu Partai Komunis Indonesia (PKI) menyebarkan paham komunisme di Indonesia dan  telah mengancam keberlangsungan ideologi Pancasila. Awal lahirnya orde baru adalah ketika presiden Soekarno menyerahkan mandatnya kepada Jendral Suharto melalui Surat Perintah Sebelas Maret (SUPERSEMAR).

Pengertian Orde Baru : Kebijakan, Kelebihan serta Kekurangannya!

LATAR BELAKANG ORDE BARU

Kejadian yang melatarbelakangi lahirnya orde baru adalah terjadinya kudeta yang dilakukan oleh partai komunis indonesia terhadap kebijakan pemerintah pada saat itu. Bahkan pada 30 September 1965 beberapa Jendral TNI diculik, disiksa, dan dibunuh oleh para pemberontak tersebut yang sempat mengakibatkan kekacauan di Indonesia.

Peristiwa pembunuhan para Jendral TNI tersebut mengakibatkan munculnya gelombang kebencian besar terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI). Masyarakat dan TNI kemudian melakukan penangkapan dan pembantaian terhadap para anggota PKI di berbagai daerah di Indonesia.

Pada masa itu, kerusuhan juga terjadi di berbagai lokasi sehinga keamanan negara sangat rentan. Hal tersebut membuat pengaruh dan kekuasaan presiden Soekarno menjadi melemah dan kehilangan kepercayaan dari sebagian rakyatnya.

Selain kerusuhan, masyarakat juga kerap melakukan demonstrasi di berbagai tempat. Beberapa tuntutan demonstran kepada pemerintah pada waktu itu adalah:

  • Membubarkan PKI dan organisasi-organisasi yang mendukungnya (Gerwani, Lekra, BTI, Pemuda Rakyat).
  • Bersihkan Kabinet Dwikora dari unsur-unsur PKI
  • Menurunkan harga sembako

Untuk penindak lanjutan tuntutan rakyat tersebut, presiden soekarno kemudia melakukan reshuffle kabinet dwikora. Akan lama upaya tersebut dianggap mengecewakan karena masih terdapat unsur komunis di dalam kabinet baru.

Saat masa genting tersebut akhirnya presiden soekarno memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai presiden. Tepat pada tanggal 11 Maret 1966 Soekarno menandatangani SUPERSEMAR, dimana isinya Soekarno menyerahkan mandatnya kepada Soeharto sebagai presiden Republik Indonesia.

Pada 22 Februari 1967 akhirnya Soeharta diangkat menjadi presiden RI ke-2 secara resmi, yaitu melalui Ketetapan MPRS No. 15/MPRS / 1966 dan sidang istimewa MPRS (Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara) pada tanggal 7 – 12 Maret 1967.


Kebijakan Orde Baru

Pemerintahan saat orde baru membuat beberapa kebijakan di bidang ekonomi, sosial dan politik. Dimana tujuan kebijakan tersebut adalah untuk menciptakan stabilitas negara di berbagai bidang.

Berikut adalah beberapa kebijakan di masa orde baru:

  1. Kebijakan ekonomi

Pada tahun 1969, pemerintah orde baru merencanakan program rencana pembangunan lima tahun (REPELITA) untuk meningkatkan ekonomi nasional. Pada tahun 1984 Indonesia berhasil menjadi negara dengan swasembada besar.

Menciptakan dan mewujudkan program trilogy pembangunan dimana tujuannya yaitu agar ekonomi masyarakat merata di seluruh indonesia.


  1. Kebijakan politik

  • Pembubaran partai komunis indonesia beserta organisasi-organisasi pendukungnya, baik di tengah-tengah masyarakat maupun didalam kabinet pemerintahan.
  • Penyederhanaan partai politik yang awalnya ada 10 partai menjadi hanya 3 partai politik saja, yaitu Golkar, PDI, dan PPP.
  • Militer memiliki peran dalam pemerintahan atau yang disebut dengan dwifungsi ABRI.
  • Pemerintah mewajibkan pendidikan Penataan P4 (Pedoman, Penghayatan, dan Pengamalan Pancasila) di seluruh lapisan masyarakat.
  • Masuknya irian barat dan timor timur ke wilayah negara kesatuan republik indonesia.
  • Indonesia menggagas berdirian ASEAN dan beberapa kebijakan politik luar negeri, seperti: Pengakuan terhadap negara Singapura, Memperbaiki hubungan dengan negara Malaysia, Masuk Indonesia kembali menjadi anggota PBB.

  1. Kebijakan Sosial

  • Pencanangan program Keluarga Berencana (KB)
  • Program transmigrasi
  • Gerakan wajib belajar
  • Gerakan orang tua asuh

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MASA ORDE BARU

Seperti yang telah dijelaskan di atas, masa orde baru berlangsung selama soeharto menjabat sebagai presiden RI, yaitu 32 tahun lamanya.

  1. Kelebihan Masa Orde Baru

  • Pada tahun 1996 terjadi peningkatan gros domestic produk perkapita Indonesia dari $70 menjadi $100.
  • Berhasil mencanangkan Program Keluarga Berencana (KB) yang sebelumnya tidak pernah ada.
  • Meningkatnya jumlah masyarakat yang bisa membaca dan menulis.
  • Anka pengangguran mengalami penurunan.
  • Kebutuhan rakyat akan pangan, sandang, dan papan cukup terpenuhi dengan baik.
  • Meningkatnya stabilitas dan keamanan negara Indonesia.
  • Mencanangkan program Wajib Belajar dan gerakan nasional orang tua asuh.
  • Mencanangkan dan menyukseskan Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA).
  • Bekerjasama dengan pihak asing di bidang ekonomi dan menerima pinjaman dana dari luar negeri.

  1. Kekurangan Masa Orde Baru

  • Terjadi korupsi besar-besara di semua lapisan masyarakat.
  • Pembangunan hanya terpusat di ibu kota sehingga terjadi kesenjangan yang cukup besar antara masyarakat kota dengan di desa.
  • Kekuasaan yang terus bekelanjutan tanpa adanya tanda-tanda akan mundur.
  • Masyarakat di berbagai daerah, misalnya Papua dan Aceh, merasa tidak puas dengan pemerintah karena tidak tersentuh pembangunan.
  • Banyak terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) karena pemerintah pada masa itu menganggap bahwa kekerasan dapat menyelesaikan masalah.
  • Terjadi pengekangan kebebasan pers dan berpendapat, dimana banyak perusahaan koran dan majalah yang ditutup paksa karena tidak sepaham dengan pemerintah.
  • Tingginya kesenjangan sosial di masyarakat, dimana orang kaya mendapat hak lebih baik dibanding orang yang tak mampu.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Orde Baru : Kebijakan, Kelebihan serta Kekurangannya!, semoga kalian dapat memahami dan mengerti dengan baik.

Baca juga artikel tentang: