Pengertian Unsur: Contoh, Jenis, Senyawa dan Campuran!

Diposting pada

Pengertian Unsur: Contoh, Jenis, Senyawa dan Campuran! – Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa, partikel terkecil dari unsur adalah atom, sebuah atom terdiri dari inti atom atau nukleus dan dikelilingi oleh elektron, yang membedakan suatu unsur dengan unsur lainnya adalah jumlah proton dan elektron serta ikatan yang terjadi dalam inti atom unsur tersebut, hingga saat ini setidaknya telah di temukan 118 unsur, dimana 93 diantaranya di temukan di alam sementara yang 25 adalah unsur buatan.

Untuk memudahkan membedakan unsur yang dengan unsur yang lain maka di buatlah tatanama unsur, penamaan unsur telahada  jauh sebelum adanya teori atom suatu zat, meski pada waktu itu belum diketahui mana yang merupakan unsur dan yang merupakan senyawa, nama resmi dari unsur kimia ditentukan oleh organisasi IUPAC, cara pemberian nama unsur beragam, ada unsur yang berasal dari bahasa tertentu, nama orang, nama tempat dan lain-lain, lambang kimia suatu unsur diambil dari singkatan nama unsur, misalnya Fe singkatan  dari kata ferrum sebagai lambang unsur besi.


Contoh UnsurPengertian Unsur Contoh, Jenis,  Senyawa dan Campuran!

Contoh unsur yang sering kita temukan didalam kehidupan sehari-hari yaitu:

  • Emas (Aurum)
  • Perak (Argentum)
  • Besi (Ferrum)
  • Tembaga (Cuprum)
  • Timah (Stannum)
  • Oksigen (O)
  • Nitrogen (N)
  • Belerang (sulfur)
  • Karbon (K)

Jenis-Jenis Unsur

Berdasarkan sifatnya, unsur terbagi menjadi dua macam, yaitu:

  1. Unsur Logam

Unsur logam mempunyai ciri-ciri khusus, yaitu berwujud padat dan dapat menghantarkan arus listrik, mempunyai titik didih atau leleh yang tinggi dan dapat ditempah.

Beberapa yang termasuk dalam unsur logam yaitu:

  • Besi (Fe)
  • Mangan (Mn)
  • Tembaga (Cu)
  • Barium (Ba)
  • Almunium (Al)
  • Magnesium (Mg)
  • Kalium (K)

  1. Unsur Non-Logam

Unsur non-logam memiliki ciri-ciri khusus, yaitu berwujud padat dan cair serta gas, tidak dapat menghantarkan arus listrik, titik didih dan lelehnya rendah, tidak dapat ditempah atau dibentuk.

Beberapa yang termasuk dalam unsur non-logam yaitu:

  • Karbon (C)
  • Oksigen (O)
  • Neon (Ne)
  • Nitrogen (N)
  • Hidrogen (H)

Pengertian Senyawa

Senyawa merupakan suatu jenis zat tunggal yang dapat dibagi menjadi dua unsur atau lebih melalui proses reaksi kimia, biasanya zat tunggal tersebut berbentuk senyawa garam (NaCl), Air (H2O), Gula pasir (C12H22O11) dan lain-lain.

Senyawa dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu:

  1. Senyawa Organik

Senyawa ini merupakan senyawa yang rangkaian utamanya tersusun dari unsur karbon, umumnya senyawa ini bersumber dari mahluk hidup atau organisme yang terbentuk bersama dengan suatu unsur, dengan kata lain senyawa organik tidak lagi mempertahankan sifat dasar unsur-unsur saat proses penyusunannya.

Beberapa contoh senyawa organik yaitu:

  • Gula pasir (C12H22O11)
  • Garam (NaCl)
  • Urea (CO(NH2)2)

  1. Senyawa Anorganik

Senyawa anorganik adalah senyawa yang tidak tersusun dari suatu atom karbon, senyawa ini dapat ditemukan di alam bebas, senyawa anorganik tidak membentuk ikatan molekul kompleks yang memungkinkan adanya karbon.

Beberapa contoh senyawa anorganik:

  • Natrium Klorida (NaCI)
  • Karbon dioksida (CO2)
  • Almunium Hidroksida AI(OH)3
  • Asam Nitrat (HNO3)

Pengertian Campuran

Campuran merupakan suatu gabungan dua zat atau lebih yang tidak bisa bersatu secara kimiawi karena zat-zat tersebut masih mempertahankan sifatnya masing-masing.

Campuran dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

  1. Campuran Homogen

Campuran homogen merupakan penggabungan dua jenis zat atau lebih dimana tidak terlihat lagi perbedaan sifat masing-masing zat setelah terjadi reaksi kimia, dengan kata lain, zat-zat di dalam campuran homogen sudah melebur menjadi satu dan tidak bisa dibedakan lagi zat-zat yang ada di dalamnya.

Contoh campuran homogen:

  • Asam Cuka (CH3COOH)
  • Asam Sulfat/ air aki (H2SO4)
  • Alkohol
  • Air
  • Parfum

  1. Campuran Heterogen

Campuran heterogen adalah penggabungan dua zat atau lebih dimana sifat asli masing-masing zat masih terlihat setelah terjadi reaksi kimia, dengan kata lain sifat-sifat dari zat dalam campuran tersebut tidak dapat menyatu.

Contoh campuran heterogen:

  • Air yang dicampur dengan minyak
  • Air yang dicampur dengan pasir

Demikianlah penjelasan ringkas tentang Pengertian Unsur: Contoh, Jenis, Senyawa dan Campuran!, semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

Baca juga artikel tentang: