Pengertian Arah Mata Angin: Jenis, Cara Mejunjukannya, Manfaat

Diposting pada

Pengertian Arah Mata Angin: Jenis, Cara Mejunjukannya, Manfaat – Pernahkah kalian tersesat pada ketika melakukan kegiatan ekspedisi atau menaiki puncak gunung? Jika pernah, pastinya kalian telah paham dengan barang apa yang perlu di bawa. Jika tengah tersesat dan tak mengetahui arah sama sekali jalan yang benar, tentunya kalian akan sangat kesulitan bukan? Sebab di hutan sendiri sangatlah rindang dengan pohon besar. Maka akan sangat sulit menemukan arah jalan.

Agar kalian bisa mengetahui arah mata angin, ,tentunya sangat di butuhkan yang namanya keahlian dalam menentukannya. Tetapi sebelum kita membahas tetang cara menentukan arah mata angin kita harus mengetahui terlebih dahulu tentang arah mata angin. Yuk kita baca tulisan singkat dibawah ini dengan seksama.


Pengertian Arah Mata Angin

Mata angin merupakan cara atau panduan yang digunakan untuk menemukan sisi tertentu. Arah mata angin disebut juga dengan titik kompas, yang mana satu titik dari tanda dalam putaran kompas yang menunjukkan arah tertentu, contohnya utara, selatan, timur dan barat. Arah mata angin umumnya dipakai dalam kompas, sistem navigasi serta peta, bertujuan untuk mengetahui arah.

Utara, selatan, timur dan barat adalah penulisan arah mata angin pada alat kompas, peta dan sistem navigasi. Namun, sebenarnya ada 16 arah titik kompas yang dapat digunakan untuk menentukan arah tertentu.


Jenis-Jenis Arah Mata Angin

Sebagian orang hanya menggunakan 4 sudat utama dari 16 arah mata angin yang ada. Dalam 16 arah itu, di bagi menjadi 3 garis besar yaitu:


  • Mata Angin Primer

Arah mata angin primer sering di gunakan pada peta, navigasi serta kompas. Di katakan sebagai primer, kerana 4 arah mata angin ini memang di fungsikan sebagai penjuru utama dalam menentukan arah. Adapun 4 penjuru tersebut ialah:

  1. Utara
  2. Selatan
  3. Timur
  4. Barat

  • Mata Angin Sekunder

Arah mata angin sekunder ialah mata angin yang beroposisi diantar keempat mata angin primer tadi. Umumnya mata angin sekunder bermanfaat pada kompas, peta dan navigasi untuk membantu menemukan arah yang pas.

Adapun yang termasuk ke dalam mata angin sekunder atau tengah yakni:

  1. Tenggara (berada di antara timur dan selatan).
  2. Barat Daya (berada di antara selatan dan barat).
  3. Barat Laut (berada di antara barat dan utara).
  4. Timur Laut (berada di antara timur dan utara).

  • Mata Angin Tersier

Jenis arah mata angin selanjutnya yakni mata angin tersier. Posisi mata angin tersier berada di antara mata angin primer dan sekunder. Selain itu, di sebut sebagai mata angin tambahan, fungsinya yakni sebagai penunjuk arah tertentu secara lebih akurat.

Adapun yang termasuk ke dalam mata angin tersier atau tambahan ialah:

  1. Timur Menenggara (berada di antara timur dan tenggara).
  2. Timur-timur Laut (berada di antara Timur laut dan timur).
  3. Selatan Menenggara (berada di antara tenggara dan selatan).
  4. Selatan Barat Daya (berada di antara selatan dan barat daya).
  5. Utara timur laut (berada di antara utara dan timur laut).
  6. Utara Barat Laut (berada di antara barat laut dan utara).
  7. Barat-barat Daya (berada di antara barat daya dan barat).
  8. Barat-barat Laut (berada di antara barat dan barat laut).

Agar lebih jelas dalam menentukan arah mata angin, maka lihat tabel berikut ini:

Nama-Nama Arah Mata Angin Lengkap


Cara Menentukan Arah Mata Angin

Pada masa lampau, telah banyak orang melakukan beberapa cara untuk menentukan arah mata angin. Dengan menggunakan alat-alat yang sangat sederhana. beberapa cara yang sering digunakan untuk menentukan arah mata angin adalah menggunakan bayangan, jarum, matahari, silet, dan masih banyak cara yang dipakai lainnya. Akan tetapi, seiring perkembangan dan kemajuan zaman sekarang ini menjadikan orang lebih gampang untuk menentukan arah mata angin. Apalagi dengan terdapatnya GPS di setiap ponsel pintar (smartphone).

Akan tetapi, bagi kalian yang sedang tersesat di hutan dan ternyata sinyal dalam ponsel tidak lagi berfungsi maka dapat saja kalian memakai alat-alat yang terdapat disekitar kalian. Yaitu dengan tujuan ntuk bisa menentukan arah mata angin dengan gampang. Contohnya saja dengan memakai batu, tongkat, dan memakai kompas. Terdapat pula beberapa trik yang dapat kalian pakai untuk penentu arah mata angin. Untuk lebih jelasnya mari simak ulasannya di bawah ini:


  • Menggunakan Kompas

Tidak hanya sekedar mengetahui arah mata angin saja. Akan tetapi bagi kalian yang sangat senang berpetualang harus memahami betul bagaimana cara pemakaian dari alat yang dipakai mata angin seperti kompas ini. Kompas memang menjadi salah satu alat bantu yang penting di saat berpetualangan. Jadi bagi kalian yang gemar berpetualangan jangan sampai lupa membawa kompas ini. Lalu, bagaimakah cara memakai kompas ini?.

Caranya ialah dengan meletakkan kompas yang sudah kalian bawa ke permukaan yang datar. Lalu kalian tunggu saja hingga jarum yang terdapat di kompas itu telah tenang dan tidak bergerak lagi. Di saat jarum telah terdiam (tidak bergerak), maka otomatis jarum yang terdapat di kompas akan menunjukkan arah selatan dan arah utara. Dan untuk arah yang lain ialah dengan cara memperlihatkan dial kompasnya. Garis juga angka yang ada di dial adalah besaran yang bisa menunjukkan arah. Oleh sebab itu, di saat kalian menentukan arah barat laut, kalian hanya mencari angka saja yang menunjukkan angka yang dimaksud.


  • Menggunakan Kompas Bidik

Untuk cara yang berikutnya ialah dengan mengggunakan alat kompas bidik. Untuk langkah pertama, pegang kompas itu dengan kondisi yang tenang dan posisi yang mendatar. Untuk sasaran nanti akan di bidik melalui visir. Melalui celah yang terdapat pada kaca pembesar itu hingga kira-kira berada di posisi sekitar 50 derajat dengan kaca dial. Lalu perhatikan garis dan perhatikan juga angka yang menunjukkan derajat pada dial itu.


  • Menggunakan Bayangan Tongkat

Untuk yang berikutnya ialah cara untuk menentukan arah mata angin dengan memakai bayangan tongkat. Untuk cara yang satu akan lebih baik kalau di pakai di saat cuaca yang mendukung. Yaitu adanya sinar matahari yang cukup. Ini supaya bisa membentuk sebuah bayangan. Seperti yang telah di ketahui, kalau sejak matahari terbit sampai terbenam bayangan yang akan di bentuk selalu bergerak dari arah timur sampai ke barat. Pasti hal ini yang nantinya akan menajdikan sebuah pedoman di saat menentukan arah mata angin.

Alat yang dipakai ialah tongkat yang lurus dengan panjang 60 meter hingga 150 centi meter. Satu tongkat lurus dengan panah 30 centi meter. Dan 2 buah batu maupun benda yang lainnya yang dapat menahan dari hembusan angin.

Cara pemakaian arah mata angin menggunakan bayangan tongkat

  1. Dengan cara menancapkan tongkat yang lebih panjang ke permukaan tanah dengan posisi yang lurus. Setelah itu ambil salah satu batu dan tegakkan di atas permukaan tanah yang dipakai untuk penanda dari ujung bayangan yang terbentuk.
  2. Tunggu sekitar 15 hingga 20 menit. Maka bayangan yang telah terbentuk nantinya akan berubah arah dengan sendirinya. Lalu tandai pada ujung bayangan dengan memakai tongkat yang baru.
  3. Untuk memastikan lagi, kalian bisa mengulangnya sampai beberapa kali setiap 15 menit juga dengan menandai dari pergerakan ujung bayangan tongkat dengan menggunakan batu.
  4. Hubungkan kedua ujung bayangan dengan memakai garis lurus atas dari permukaan tanah. Bayangan nantinya akan berpindah arah dengan berlawanan arah dengan memakai matahari. Sehingga nantinya garis akan terbentuk dengan menunjukkan arah timur sampai ke barat. Titik yang pertama nantinya akan menunjukkan arah barat dan arah timur untuk titik ke dua.

  • Trik Untuk Menentukan Arah Mata Angin Dengan Roda Ataupun Cakra Bayangan

Untuk cara yang berikutnya ialah dengan memakai roda dan cakra di mana cara ini memang hampir sama dengan memakai tongkat. Akan tetapi, dengan metode ini akan jauh lebih meyakinkan sebab waktu pengamatannya yang akan lebih memerlukan waktu yang cukup lama. Dan apa saja alat yang perlu untuk di persiapkan untuk metode ini?. Untuk alat yang perlu dipersiapkan ialah tiang ataupun tongkat dengan panjang sekitar 60 hingga 150 centi meter. Dua buah batu dengan ukuran kecil, benda yang runcing ukuran kecil, dan juga siapkan tali maupun benang dengan ukuran yang panjang.

Cara menggunaakan arah mata angin dengan roda ataupun cakra bayangan

  1. Dengan menancapkan tongkat maupun tiang ke tahan yang mempunyai permukaan datar. Juga untuk melakukan langkah ini lebih baik sebelum tengah hati. Berikutnya, letakkan batu pada titik ujung bayangan dari tongkat maupun tiang itu.
  2. pakai tali untuk mengikat benda maupun batang yang runcing dengan tiang. Dan salah satu ujung dari tali akan diikat di batang yang kecil runcing itu. Sementara itu, ujung dari tali yang lain akan diikatkan di tiang. Namun, pastikan terlebih dulu apakah tali yang dipakai itu cukup panjang. Sehingga nantinya akan lebih gampang untuk menjangkau batu yang terdapat di atas tanah.
  3. buatlah sebuah gambar di mana mengikuti lingkaran yang mengelilingi tiang itu. Untuk titik awalnya ialah batu, pakai batang runcing yang telah diikat dengan tali untuk membentuk sebuah lingkaran di tanah dengan bentuk mengelilingi tiang yang panjang itu.
  4. saat bayangan nanti terbentuk dari tiang dan mengenai lingkaran,maka titik persinggungnya di tandai dengan memakai batu yang lainnya.
  5. Untuk yang kedua titik akan dihubungkan, garus lurus yang nantinya akan menjadi penghubung di antara batu pertama dan batu kedua ialah garis barat-timur. Dengan memakai batu kedua akan mewakili arah timur dan yang mewakili arah barat ialah batu pertama.
  6. Supaya dapat menentukan arah utara juga selatan dengan metode ini. Maka selatan berada pada jarum jam dari arah timur. Dan untuk arah utara akan searah dengan jarum jam yang di mulai dari arah barat.

  • Trik Menentukan Arah Mata Angin Memakai Navigasi Bantuan Lingkungan Alam

Berikutnya terdapat cara yang lain untuk bisa mementukan arah mata angin. Yaitu dengan lingkungan alam. Di saat kalian mau menggunakan metode yang satu ini, hal yang harus kalian lakukan ialah dengan cara mencari posisi matahari yang tepat berada di atas kepala atau di tengah hari. Sebab memang di saat itulah, matahari bisa di pakai untuk penunjuk arah utara dan juga ke arah selatan. Setelah kalian mengetahui kedua arah itu maka untuk arah timur dan barat akan daapat dengan gampang untuk di tentukan.

Namun, perlu kalian tahu kalau arah mata angin yang di tunjukkan ternyata bukan menjadi arah utara dan selatan yang sebenarnya. Perli untuk kalian tahu kalau arah yang sebenarnya akan lebh merukuk padaarah dengan berdasarkan sumbu bumi. Di bumi yang ada di bagian selatan, berjalan menuju arah matahari di saat tengah hari nantinya akan menuntun di arah utara. Tetapi, sedangkan kalian berjalan menjauhi matahari maka nantinya akan menuju kearah selatan.

Langkah selanjutnya menentukan dengan memakai navigasi bantuan lingkungan

Lalu untuk belahan bumi bagian utara juga akan berlakukan sebaliknya. Di saat kalian berjalan lurus menuju matahari di saat tengah hari maka nantinya akan menuju ke selatan. Dan sedangkan pada saat berjalan lurus dengan menjauhi matahari artinya akan menuju utara.

Untuk cara yang berikutnya ialah dengan memakai posisi matahari terbit dan matahari terbenam. Pastinya pada setiap hari matahari akan terbit di arah timur dan akan tenggelam di arah barat. Lalu bagaimana cara untuk melakukan metode ini?. Caranya adalah posisikan kan kalian menghadap matahari terbit maka pastinya kalian menghadap ke timur, maka arah utara berada di sisi kiri. Sedangkan arah selatan terdapat di sisi kanan kalian. Lalu kalau kalian menghadap di bagian kanan dan selatan terdapat di bagian kiri kalian.

Untuk cara selanjutnya ialah dengan pertumbuhan pepohonan. Walaupun nantinya pemakaian pohon untuk penentu arah, akan tetapi cara ini memang bukan metode yang cukup akurat. Akan tetapi sering metode ini akan memberikan gambaran tentang dasar dari arah mata angin. Bagi yang tinggal pada wilayag utara maka pada biasanya matahari berada di langita bagian selatan dan hal yang sebaliknya untuk yang tinggal pada wilayah selatan.

Dengan memperhatikan pertumbuhan pepohonan memang lebih gampang. untuk wilayah yang berada di bagian utara pepohonan yang tumbuh, daunnya akan cenderung lebih tebal juga lebat di sisi selatan. Bukan hanya pohon, akan tetapi juga semak-semaknya. Dan juga untuk wilayah bagian selatan pepohonan akan jauh lebih subur tumbuh pada sisi utara.


Manfaat Arah Mata Angin

  1. Bisa membantu kita untuk menemukan arah yang dituju dengan benar.
  2. Dapat membantu menentukan arah yang tepat dan sempurna bagi kapal maritim ataupun pesawat agar terhindar dari kecelakaan.
  3. Bisa membantu seseorang dalam perjalanan agar tidak tersesat.
  4. Dapat jadi patokan dalam memilih kiblat untuk melaksanakan ibadah maupun pembangunan masjid bagi umat muslim.
  5. Mampu membantu nelayan ddi alam memilih waktu berlayar dan lokasi berlayar yang lebih kondusif di maritim dengan memahami arah ombak.
  6. Bisa membantu untuk mendeteksi cuaca sekitar.

Walaupun masa ini sudah banyak yang menggunakan smartphone untuk menunjukan arah lokasi dengan aplikasi GPS. Namun tak selamanya aplikasi tersebut mampu dipergunakan alasan yang banyak sekali kendala. Oleh karena itu, ada baiknya kalian menggunakan metode yang sudah ada sejak dulu.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Pengertian Arah Mata Angin: Jenis, Cara Mejunjukannya, Manfaat semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: