Pengertian Empati : Simpati, Toleransi, Manfaat, dan Contohnya!

Diposting pada

Pengertian Empati : Simpati, Toleransi, Manfaat, dan Contohnya! – Pengertian empati adalah kemampuan untuk membayangkan apa yang mungkin dirasakan atau dipikirkan oleh orang lain dan juga kemampuan untuk merasakan kemampuan orang lain, empati kerapkali dianalogikan sebagai berada di dalam tubuh orang lain atau melihat dari mata orang lain, asal kata empati berawal dari kata bahasa Jerman Einfuhlung yang secara harfiah artinya adalah memasuki perasaan orang lain, yang menjadi pembeda perasaaan empati antara satu orang dengan lainnya adalah tingkat kedalaman perasaan dan cara menunjukkan perasaan itu kepada suatu hal, empati merupakan tindak lanjut dari sikap simpati, yaitu suatu perbuatan nyata untuk mewujudkan rasa simpatinya itu, empati dan simpati ini juga sama-sama menggambarkan situasi sedih serta berkabung yang ditujukan kepada orang lain saat sedang mengalami musibah atau tragedi, namun meski memiliki kesamaan dalam hal istilah ataupun termasuk dari contoh interaksi sosial, tetap ada perbedaan yang utama, misalnya simpati yang lebih menggambarkan perasaan belas kasihan yang ditujukan kepada keadaan orang lain, sementara empati memungkinkan orang lain untuk dapat menempatkan diri pada posisi orang-orang yang menderita dan berbagi secara langsung dalam kesedihan mereka.

Manfaat Empati

Untuk dapat membuat hubungan yang baik dengan sesama peran empati sangatlah penting, akan tetapi tidak banyak orang yang mengetahui apa saja manfaat empati yang bisa dapat diperoleh saat ia menumbuhkan rasa empati dalam dirinya, manfaat empati ini tidak hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri, namun orang-orang disekitar juga bisa ikut merasakan manfaat empati, berikut ini merupakan beberapa manfaat empati:


  1. Membuat hidup lebih bahagia

Manfaat dari empati yang pertama adalah membuat hidup lebih bahagia, ketika tumbuh rasa empati terhadap orang lain, kita akan mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, jika rasa itu sudah tumbuh maka akan terdapat rasa belas kasih dan rasa kasih sayang terhadap sesama.

Rasa belas kasih dan kasih sayang akan dapat menjauhkan diri dari rasa iri, benci maupun permusuhan kepada orang lain hingga membuat kita menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan bahagia.


  1. Membuat hidup lebih sehat

Kemudian manfaat empati yang kedua adalah membuat hidup menjadi lebih sehat, sebuah study yang diterbitkan dalam Psychological Science menujukkan bahwa emosi positif dan hubungan sosial yang positif mampu meningkatkan kesehatan.

Dalam penelitian bahwa dengan menumbuhkan emosi positif menunjukkan bahwa dalam bentuk cinta kasih kepada sesama serta dengan mewujudkan hubungan sosial yang positif, para peserta mempunyai denyut jantung yang lebih stabil dan juga terhindar dari berbagai jenis penyakit, pada dasarnya orang dengan rasa empati kepada orang lain dapat merasakan manfaat empati yakni memiliki hidup yang lebih lama dan lebih sehat.


  1. Menjadi lebih pintar

Manfaat empati berikutnya adalah membuat kalian lebih pintar, empati akan membuat kalian lebih mudah untuk berhubungan baik dengan orang lain, untuk mampu berhubungan baik dengan orang lain, kalian harus mampu menyesuaikan diri dengan orang-orang yang berbeda latar belakang pendidikan, sosial maupun ekonominya dengan kalian, empati akan memudahkan kalian untuk itu, membuat kalian lebih pintar menyesuaikan diri dan juga tentunya membuat kecerdasan emosional kalian semakin meningkat.


  1. Menumbuhkan rasa cinta kasih dari dalam diri

Selanjutnya manfaat yaitu menumbuhkan rasa cinta kasih dari dalam diri, empati akan membuat kita mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, membuat kita mampu menempatkan diri dalam situasi dan kondisi orang lain sehingga mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain ini akan memunculkan rasa cinta kasih dari dalam diri kepada orang lain.


  1. Mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam hidup

Selanjutnya manfaat dari memiliki empati adalah mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam hidup, empati akan membuat kita menjadi lebih peduli dan mau membantu orang lain, dengan kata lain empati merupakan kebaikan yang diberikan kepada orang lain.

Setiap kebaikan yang diberikan akan mendapat balasan, baik dari tuhan maupun dari sesama manusia, pada saat kita mampu berempati dan berbuat baik kepada orang lain, maka orang lain juga akan berbuat baik kepada kita sehingga kehidupan kita akan dipenuhi dengan kemudahan-kemudahan yang tidak disangka sebelumnya.

Mungkin memang tidak mudah untuk menimbulkan rasa empati terhadap orang lain, akan tetapi melewati kemampuan sosial yang baik dan sedikit imajinasi akan tumbuh kemampuan dalam menumbuhkan perasaan empati tersebut, empati merupakan tindakan paling baik untuk memahami orang lain dari sudut pandang orang tersebut sehingga timbul kepedulian.

Adanya penelitian yang menemukan bahwa orang dengan rasa empati dapat merasakan hubungan yang lebih baik dengan orang lain dan mencapai tingkat yang lebih sejahtera dalam hidup.


Contoh Empati

Didalam interaksi sosial dan kehidupan sehari hari terdapat banyak sekali contoh perilaku empati dalam komunikasi antar sesama yang dapat kita lihat, contoh sikap empati ini mudah ditemukan dalam lingkungan keluarga, interaksi antar sahabat dan lingkungan masyarakat secara umum, berikut ini beberapa contoh perilaku empati yang dapat kita temui sehari-hari:

  • Saat terdapat teman yang bersedih atas sesuatu, maka perilaku empati muncul sesederhana dengan kehadiran dan usaha kita untuk menghiburnya.
  • Membantu dan ikut menyelesaikan masalah teman jika membutuhkan (bukan dalam konteks buruk).
  • Ketika terdapat berita duka dari salah satu teman kita yang saudaranya meninggal dunia, maka dengan menyampaikan rasa bela sungkawa kita sekaligus melayat ke rumah duka juga merupakan contoh tindakan empati.
  • Apabila ada seorang teman yang sedang sakit, maka dengan datang menjenguknya dan membawakan apa yang ia butuhkan juga merupakan perilaku empati.
  • Ketika ada tetangga kita yang sedang sakit dan terbaring lemah, maka kita akan membantu merawatnya karena ikut merasakan penderitaannya dan merasa iba.
  • Ketika kita melihat dan mendengar ada saudara-saudara kita yang berada di luar daerah tempat kita tinggal mengalami musibah seperti bencana alam, maka masyarakat datang berbondong-bondong untuk memberikan bantuan baik yang bersifat materi maupun non materi seperti tenaga dan juga doa, masyarakat juga ikut merasakan apa yang sedang dirasakan oleh saudara-saudara mereka yang tertimpa musibah, seperti kehilangan harta benda, kehilangan sanak saudara dan lain sebagainya.
  • Ketika kita melihat anak anak terlantar di jalanan, maka kita berempati dengan mendirikan rumah singgah untuk anak jalanan.
  • Memberi pelatihan keterampilan kepada pengemis karena kita merasa iba dan ikut berempati atas nasibnya yang susah dalam ekonomi.
  • Mengumpulkan sumbangan sukarela dari teman-teman sekelas atau sekantor untuk diberikan kepada keluarga teman yang sedang sakit.
  • Seseorang yang lemah hingga sakit, sangat membutuhkan keberadaan orang lain, kita akan terasa sangat berharga keberadaan dan fungsinya di saat orang lain sangat membutuhkan.
  • Kita semua hidup di lingkungan dan alam yang sama, kita semua tanpa disadari pasti memiliki sifat untuk mencintai lingkungan dan alam, tanpa sadar juga kita akan selalu membersihkannya supaya tidak terkena banjir, cuaca panas, dan lainnya.
  • Memberikan dan mengajarkan ilmu, ilmu termasuk hal yang sangat bermanfaat bagi seseorang, dengan mengajarkan ilmu kita telah senang untuk melihat orang lain menjadi pandai, pintar dan mandiri.
  • Menghormati orang tua, kita ada di dunia ini karena peran orang tua yang sangat besar, menghormati orang yang lebih tua sama saja menghormati ayah dan ibu kita sendiri.

Pengertian Simpati

Simpati merupakan proses psikologis di mana seseorang merasa tertarik kepada seseorang atau sekelompok orang karena sikap, penampilan, wewenang, atau tindakannya sedemikian rupa, dalam proses ini perasaan seseorang memainkan peran yang sangat penting, meskipun dorongan utama untuk simpati adalah keinginan untuk memahami pihak lain dan bekerja dengannya, inilah perbedaan utama jika dibandingkan dengan identifikasi, identifikasi lebih didorong oleh keinginan untuk belajar dari pihak lain yang dianggap posisi lebih tinggi dan harus dihormati, ini karena pihak lain memiliki kekuatan atau kemampuan tertentu yang harus dijadikan contoh.


Contoh Simpati

  • Mengunjungi orang yang sakit
  • Membantu orang yang terkena dampak
  • Membantu orang dalam kesulitan
  • Bantu memecahkan masalah seseorang
  • Membantu korban bencana alam
  • Meringankan biaya sekolah
  • Duka atas kematian seseorang
  • Menjamu teman yang memiliki masalah
  • Ucapkan selamat kepada orang-orang yang bahagia
  • Berikan beberapa aset kepada orang miskin
  • Berbahagialah untuk kesuksesan orang lain
  • Membentuk panti asuhan untuk anak yatim dan anak-anak terlantar
  • Bangun tenda dan posko bantuan untuk korban bencana alam

Perbedaan Empati Dan Simpati

Empati

Empati tidak jauh berbeda simpati, akan tetapi empati bukan hanya perasaan yang muncul tetapi diikuti oleh perasaan organisme dari dalam tubuh yang sangat dalam, misalnya apabila orang tua teman kita meninggal, kita juga akan merasa tersesat, sehingga dapat disimpulkan bahwa empati adalah tindakan yang dilakukan kepada orang lain dengan menggunakan cara berpikir yang benar sehingga menurut orang lain tindakan itu baik dan benar.


Simpati

simpati adalah proses saat kita memiliki rasa tertarik kepada orang lain, sehingga mereka merasakan apa yang sedang dialami kemudian dilakukan dan diderita oleh orang itu, simpati yang paling terlihat yaitu perasaan, perasaan memainkan peran utama dalam hal simpati, simpati dapat diamati ketika dalam persahabatan, tetangga atau bos bekerja dengan bawahan.


Pengertian Toleransi

Toleransi secara bahasa berasal dari bahasa latin “tolerare”, toleransi berarti sabar dan menahan diri, toleransi juga dapat berarti suatu sikap saling menghormati dan menghargai antarkelompok atau antar individu dalam masyarakat atau dalam lingkungan lainnya, sikap toleransi dapat menjauhkan terjadinya diskriminasi walaupun banyak terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam suatu kelompok masyarakat.


Contoh Toleransi

Hormati pendapat tentang pemikiran orang lain yang berbeda dari kita, dan saling membantu antara orang tanpa memandang suku, ras, agama, dan antar kelompok.

Toleransi istilah mencakup banyak bidang, salah satunya adalah toleransi beragama, yang merupakan sikap saling menghormati dan menghormati di antara para pengikut agama lain, seperti:

  • Jangan paksa orang lain untuk mengikuti agama kita.
  • Jangan mencela / menghina agama lain dengan alasan apa pun.
  • Jangan melarang atau mengganggu orang beragama lain untuk beribadah sesuai dengan agama / kepercayaan mereka.

Demikian lah penjelasan tentang Pengertian Empati : Simpati, Toleransi, Manfaat, dan Contohnya!, semoga kalian dapat mengerti dan memahaminya.

Baca juga artikel tentang;