Pengertian Manajemen: Fungsi, Peran, Contoh, Unsur, Kepemimpinan

Diposting pada

Pengertian Manajemen: Fungsi, Peran, Contoh, Unsur, Kepemimpinan – Pengertian manajemen merupakan sebuah proses untuk mengatur sesuatu yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi agar mencapai tujuan dengan cara bekerja sama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.

Secara etimologi kata manajemen diambil dari bahasa Perancis kuno, yaitu menagement, yang artinya adalah seni dalam mengatur dan melaksanakan, manajemen dapat juga didefinisikan sebagai upaya perencanaan, pengkoordinasian, pengorganisasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efisien dan efektif agar mencapai tujuan sesuai perencanaan dan efisien untuk melaksanakan pekerjaan dengan benar dan teroganisir.


Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

  • Henry Fayol

Mengandung beberapa gagsan fungsi utama yaitu merancang, mengorganisasi, memerintak, mengoordinasi, dan mengendalikan, fungsi manajemen adalah elemen dasar yang selalu melekat dalam proses manajemen yang dijadikan acuan manajer dalam melakukan aktivitas pencapaian tujuan.


  • James A.F.

Proses pengorganisasian,  perencanaan, kepemimpinan dan pengendalian usaha dari anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya yang di miliki organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang sudah di tetapkan sebelumnya.


  • Hani Handoko

Bekerja dengan beberapa orang untuk menentukan, menginterpresentasikan, da mencpai tjuan organisai supaya pelaksanaan fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengrahan, kepemimpinan dan pengawasan.


  • The Liang Gie

Pengertian manajemen adalah usur yang rangkaianya dibuat untuk menggerakan para pegawai dan mengarahkan semua fasilitas kerja supaya tujuan dapat tercapai.


  • George R. Terry

Proses yang berbeda atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan dengan cara memanfatkan ilmu atau seni untuk pencapaian tujuan  yang sudah ditetapkan sebelumnya.


  • Ricky W. Griffin

Merupakan proses yang merencanakan, mengorganisasikan, dan mengontrol sumber daya agar mencapai tujuan dengan efektif dan efisien, efektif disini diartikan tujuan bisa dicapai sesuai perencanaan, sedangan efisien yaitu tugas yang dikerjakan secara benar, terorganisir, dan sudah sesuai degna jadwal yang ditentukan.


  • Eiji Ogawa

Merencanakan, mengimplementasikandan mengendalikan aktivitas – aktivitas yang mengenai sistem pembuatan barang yang dilakukan oleh organisasi usaha, terlebih utama menetapkan sasaran untuk kerja agar dapat sesempurna mungkin sesuai kondisi lingkungan yang berubah – ubah.


  • Federdick Winslow Taylor

Suatu percobaan yang serius untuk menyelesaikan seluruh persoalan yang muncul dalam pimpinan perusahaan atau organisasi lainnya dan setiap sistem bekerja sama manusia dengan sikap dan berjiwa sarjana dan menggunakan peralatan perumusan.


  • Kimbal I dan Kimbal II

Tediri dari seluruh tugas dan fungsi yaitu penyusunan perusahaan, pembiayaan, penetapan  garis besar mengenai kebijakan, penyedia peralatan yang dibutuhkan dan penysunan struktur organisasi dan pemilihan pejabat perusahaan.


  • Peter Ducker

Pengertian manajemen merupakan organ yang memiliki banyak tujuan untuk pengelolaan bisnis dan mengelola manajer dan mengelola pekerja dalam penyelesaian pekerjaan.


Fungsi Manajemen Dalam Bisnis.

Fungsi Manajemen adalah sebagai elemen dasar yang harus melekat dalam manajemen sebagai acuan manajer (seseorang yang mengelola manajemen) dalam melaksanakan tugas untuk mencapai tujuan dengan cara merencanakan, mengorganisir, mengordinasi dan mengendalikan.


  1. Perencanaan (Planning)

Yang paling penting dalam sebuah manajemen bisnis adalah perencanaan, seorang manajer yang mengelola manajemen dalam perusahaan atau bisnis akan merencanakan dan mengevaluasi setiap tindakan yang telah dan yang belum ditindak lanjuti dalam bisnis.

Perencanaan sangat penting dalam menentukan secara keseluruhan tujuan perusahaan dan upaya untuk memenuhi tujuan tersebut, manajer selalu bertindak sebagai seseorang yang mencari alternatif dalam mencapai tujuan akhir, mencakup rencana jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Tanpa perencanaan yang tepat dalam bisnis yang sedang berkembang bisa membuat bisnis tidak berjalan sesuai dengan jalurnya, penyimpangan ini bisa berakibat pada ketidakteraturan hingga kebangkrutan.


  1. Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi manajemen dalam bisnis yang kedua adalah sebagai pengorganisasian dengan membagi kegiatan besar menjadi beberapa kegiatan kecil atau serangkaian kegiatan, tujuannya adalah untuk mempermudah manajer melakukan pengawasan yang lebih efektif  dan menentukan sumber daya yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan yang sudah dibagi menjadi lebih efisien.

Pengorganisasian secara lebih gampang dapat dilaksanakan dengan menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang mengerjakan dan bagaimana harus dikerjakan, hal ini bertujuan untuk mencapai tujuan bisnis melalui proses yang lebih terstruktur atau terorganisasi.


  1. Penempatan (Staffing)

Tidak jauh berbeda dengan organizing, akan tetapi penggunaannya lebih luas, apabila organizing lebih memperhatikan manajemen sumber daya manusia, maka staffing lebih memperhatikan sumber daya secara umum, beberapa sumber daya tersebut diantaranya adalah peralatan, perlengkapan, dan inventaris yang ada pada sebuah organisasi.


  1. Pengarahan (Directing)

Fungsi manajamen dalam bisnis yang terakhir adalah sebagai suatu tindakan yang mengupayakan agar setiap anggota bisnis atau kelompok mampu mencapai sasaran dan target sesuai prosedur manajerial yang sudah direncanakan, seorang manajer akan melakukan pengarahan jikalau terjadi masalah atau jika apa yang dikerjakan tidak sesuai dengan yang direncanakan.

Sebab tidak semua hal yang direncanakan dalam bisnis dapat diwujudkan secara nyata dalam tindakan, karena mungkin saja ada kejadian yang tak terduga, sehingga disinilah fungsi manajemen sebagai pengarahan agar apa yang dikerjakan sumber daya masih berada pada jalur yang semestinya.


  1. Pengawasan (Controlling)

Setelah rencana dan tindakan berjalan perlu adanya pengawasan atau controlling, fungsi manajemen bisnis dalam hal ini adalah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja sumber daya perusahaan.

Manajer secara aktif akan melakukan pengawasan terhadap sumber daya yang sudah diorganisasi sebelumnya dan memastikan apa yang dikerjakan sesuai dengan yang direncanakan, adanya kesalahan atau penyimpangan dalam menjalankan tugas dapat dikoreksi untuk menjadi pembelajaran pada perencanaan tahap berikutnya.

Klasifikasi dari masing-masing sumber daya juga sangat penting untuk menjadi bahan klasifikasi agar tidak menimbulkan dominansi dari manajer saja, bisnis yang baik adalah bisnis yang anggotanya mampu bekerjasama sacara tim dan berjalan secara simultan, beberapa hal yang harus terpenuhi untuk melakukan pengawasan yaitu:

  • Jalur  (routing): manajer harus menetapkan jalur untuk memperkecil resiko kesalahan yang terjadi
  • Penetapan waktu (scheduling): manajer harus memiliki waktu rutin untuk melakukan pengawasan, misalnya saja satu bulan satu kali atau dua kali
  • Perintah pelaksanaan (dispatching): manajer memiliki sikap untuk mendorong dan memerintah agar setiap sumber daya menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.
  • Tindak lanjut (follow up): manajer melakukan evaluasi dan memberikan solusi dari segala yang permasalahan yang terjadi selama proses mencapai tujuan untuk meminimalisisr terjadinya kesalahan yang sama.

Disamping itu dengan menjalankan fungsi ini, akan mengevaluasi terkait prestasi yang telah dicapai dan melakukan perbaikan jika kegiatan tidak berjalan sesuai rencana. Dalam orgnanisasi dibutuhkan juga pengendalian seperti melakukan pencegahan dan meminimalisir hal-hal yang dapat menghancurkan organisasi, begitulah pentingnya pengendalian bagi organisasi. Apabila terjadi hal-hal yang menyimpang dengan tujuan, maka kembali pada poin satu (planning) untuk memperbaiki penyimpangan tersebut.


Peran Penting Manajemen Bagi Organisasi Atau Perusahaan

Dia adalah seorang otoritas manajemen mencatat telah menekankan pentingnya manajemen untuk kehidupan sosial, dia memproklamirkan hampir 25 tahun yang lalu bahwa manajemen yang efektif merupakan sumber utama negara-negara maju. Dia juga menyatakan bahwa manajemen yang efektif adalah sumber daya yang paling dibutuhkan untuk negara-negara berkembang.

Berdasarkan dari uraian diatas mengenai pengertian manajemen serta fungsinya, diketahui bahwa manajemen sangat penting bagi organisasi atau perusahaan, lebih lanjut, mengenai apa saja pentingnya manajemen bagi organisasi, dijabarkan melalui poin-poin berikut ini:

  • Membantu mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.
  • Mengoptimalkan sumber daya.
  • Menunjang organisasi atau perusahaan yang baik.
  • Menciptakan keseimbangan.
  • Meminimalisir biaya.

Sifat Kepemimpinan Dalam Manajemen

Manajemen tidak hanya elemen penting yang terorganisir dalam organisasi atau perusahaan, lebih dari itu manajemen merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari, mengolah kehidupan tidak jauh berbeda dengan mengolah organisasi atau perusahaan. Dalam prosesnya dibutuhkan sifat-sifat kepemimpinan agar terorganisir dengan baik, beberapa sifat kepemimpinan yang baik dalam sebuah manajemen suatu organisasi atau perusahaan yaitu:

  • Mendorong karyawan untuk berkontribusi secara efektif.
  • Membantu karyawan untuk berkoordinasi dan bekerjasama.
  • Tidak memaksakan pekerjaan yang sesuai kepada anggotanya.
  • Senantiasa memberikan arahan kepada anggotanya.
  • Menjalin ikatan yang erat dengan anggotanya.
  • Seorang pemimpin harus sebagai pilar pendukung anggotanya.
  • Dapat menyelesaikan dan mengintervensi konflik dengan segera.
  • Tidak terlalu keras pada anggota.
  • Mampu menjadi teladan yang baik bagi anggotanya.

Walaupun terdapat berbagai macam pengertian manajemen, akan tetapi pada dasarnya manajemen mengerucut pada satu definisi yaitu mengatur, manajemen sebagai ilmu pengetahuan memang ada sekitar abad 19, namun sebenarnya manajemen sudah diaplikasikan manusia dalam kehidupan sejak manusia ada di bumi.

Bagaimana agar tetap bertahan hidup, melakukan interaksi sesama orang, bagaimana hidup berkelompok merupakan bagian dari manajemen, hanya saja manajemen secara ilmiah sebagai ilmu pengetahuan dan bagian dari studi masih baru ditemukan.


Contoh Manajemen

  • Manajemen Strategi
  • Manajemen Administrasi Perkantoran
  • Manajemen Biaya
  • Manajemen Organisasi
  • Manajemen Personalia dan Administrasi
  • Manajemen Perusahaan
  • Manajemen Pemasaran
  • Manajemen Produksi
  • Manajemen Keuangan
  • Manajemen Waktu
  • Manajemen Organisasi
  • Manajemen Komunikasi
  • Manajemen Pendidikan
  • Manajemen Konstruksi
  • Manajemen Agribisnis
  • Manajemen Stress
  • Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Manajemen Risiko
  • Manajemen Rantai Pasokan
  • Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Manajemen Hubungan Masyarakat (Humas)

Unsur-Unsur Manajemen

Dalam membentuk sistem manajerial yang baik dibutuhkan unsur-unsur manajemen di dalamnya, semua unsur tersebut saling melengkapi satu sama lain, dan jika salah satu unsur tersebut tidak ada maka berimbas pada hasil keseluruhan pencapaian suatu organisasi. Berikut ini adalah unsur-unsur manajemen tersebut:

  1. Manusia (Human)

Faktor yang paling menentukan dalam manajemen adalah manusia, dalam praktiknya, manusia lah yang membuat tujuan dan melakukan proses pencapaian tujuan tersebut, dengan kata lain, proses kerja tidak akan terjadi bila terdapat unsur manusia di dalamnya.


  1. Uang (Money)

Uang merupakan unsur manajemen yang sangat berpengaruh karena hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah yang beredar di suatu perusahaan, unsur uang dapat menjadi alat dalam proses pencapaian tujuan dengan penggunaannya yang diperhitungkan secara rasional. Penggunaan uang dalam suatu perusahaan adalah untuk biaya operasional, seperti gaji pegawai, pembelian dan perawatan peralatan kantor, dan peralatan lainnya yang dibutuhkan oleh perusahaan.


  1. Materials (Bahan)

Bahan ini terdiri dari raw material (bahan setengah jadi) dan bahan jadi, unsur material merupakan faktor penting dalam dunia usaha karena hasil yang baik hanya bisa dicapai bila terdapat material yang baik.


  1. Mesin (Machines)

Mesin merupakan kebutuhan manusia untuk melakukan pekerjaan yang sulit agar menjadi lebih mudah dan cepat, penggunaan mesin akan meningkatkan hasil dan keuntungan serta membuat proses kerja menjadi lebih efektif dan efisien.


  1. Metode (Methods)

Proses pelaksanaan kerja hanya dapat berjalan dengan efektif dan efisien bila dilakukan dengan metode yang tepat, suatu metode kerja harus mempertimbangkan sasaran, fasilitas, waktu, uang, dan kegiatan bisnis.

Selain itu, metode yang tepat dan baik juga harus dipahami oleh manusia yang menjalankannya, dengan kata lain, sebuah metode hanya bisa berjalan dengan baik bila manusia terlibat di dalamnya.


  1. Pasar (Market)

Proses pemasaran produk merupakan unsur manajemen yang sangat krusial bagi sebuah perusahaan, jika tidak ada pemasaran maka barang tidak akan laku. Suatu bisnis bisa menguasai pasar bila menawarkan produk yang berkualitas dan sesuai dengan minat dan daya beli konsumen, itulah sebabnya proses pemasaran sangat erat hubungannya dengan kualitas barang yang dipasarkan.

Pada kenyataanya ilmu manajemen itu sangat luas dan contoh penerapan manajemen dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya ada banyak sekali, dan pada dasarnya kehidupan manusia tidak pernah lepas dari ilmu manajemen, mulai dari hal kecil hingga hal yang besar.

Demikianlah pembahasan informasi mengenai Pengertian Manajemen: Fungsi, Peran, Contoh, Unsur, Kepemimpinan. Definisi manajemen adalah , jenis jenis manajemen, fungsi manajemen, dan tentunya contoh manajemen dalam kehidupan bermasyarakat, semoga bisa memberikan ilmu baru untuk teman teman semuanya, sekian dan selamat belajar!

Baca juga artikel lainnya tentang: