Pengertian X-Ray: Proses Pembentukan, Kegunaan, Cara, Sejarah dan Fungsinya

Diposting pada

Pengertian X-Ray: Proses Pembentukan, Kegunaan, Cara, Sejarah dan Fungsinya_ Apakah kalian tahu apa itu X-ray? Pastinya sudha tidak asing lagi di telinga kalian semua. Namun tidak semua dari kalian yang mengetahui apa itu X-ray. Nah maka daari itu kami akan menjelaskan apa itu X-ray , agar lebih jelas mari kit abaca makalah di bawah ini.


Pengetian X-ray

X-ray adalah arus elektromagnetik yang didalamnya berupa cahaya yang dapat kita lihat. Namun bujur gelombangnya sangat kecil sehingga frekuensi yang dipunyai X-ray sangat besar dan menyebakan energi yang dimilikinya pun sangat besar. X-ray memiliki panjang 10 nanometer dengan saluran dari 30 petaHertz sampai 30 exaHertz dan mempunyai energi mulai dari 120 elektroVolt hingga 120 kilo elektroVolt.

Sinar X-ray adalah wujud dari radiasi elektro magnetik dengan ukuran panjang arus berputar antara 10 nanometer ke 100 pikometer dan mempunyai energi dalam rentang 100 eV – 100 Kev. Sinar-X biasanya dipakai dalam diagnosis gambar medis dan Kristalografi sinar-X. Pesawat Sinar-X Mempuyi prinsip penembusan arus elektromagnetik dari sumber cahaya ke tubuh manusia, lalu menembus hingga mencapai pelat film untuk menghasilkan gambar berupa citra tubuh manusia (foto roentgen)


Proses Pembentukan X-ray

Agar X-ray terbentuk dibutuhkan beberapa komponen berikut :

  • X-Ray tube

Berfungsi untuk menghasilkan sinar-X yang merupakan suatu tabung hampa udara yang didalamnya terdapat catoda bermuatan negative yang berfungsi sebagai penghasil electron  dan Anoda yang bermuatan positif yang berfungsi sebagai target penembakan electron.


  • Sumber electron (filament)

Filamen berfungsi sebagai penghasil electron listrik bertegangan tinggi.


Kegunaan X-ray bagi kesehatan

  • Sinar Rontgen

Sinar X dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi tubuh bagian dalam (tulang) yakni dalam dunia kedokteran disebut sinar rontgen. Untuk memoto bagian tubuh seseorang harus berada di antara tempat penyimpanan film serta tabung yang memancarkan sinar X tersebut.Sinar X ini akan menembus kulit dan bagian tubuh lain kecuali tulang. Bayangan sinar ini kemudian direkam pada film. Sesudah film itu dicuci, bagian yang tidak dapat ditembus oleh sinar x-ray akan berwarna hitam, sedang bagian yang dapat ditembus oleh sinar X-ray akan berwarna putih.


  • Radioterapi

Sinar X pada intinya adalah sebuah gelombang elektroagnetik yang memiliki energi yang besar, sehingga dengan kemampuan yang juga dapat menembus hingga ke rongga dalam tubuh, sinar X dapat digunakan untuk membunuh sel-sel berbahaya yang ada pada tubuh misalnya kanker. Pengobatan model ini disebut dengan nama radioterapi.


Cara Melakukan Tes X-Ray

Selagi menjalani pemeriksaan X-ray, kalian pasti diminta untuk berbaring, berdiri, ataupun melakukan posisi tertentu. Posisinya disesuaikan dengan bagian tubuh yang akan difoto. Contohnya, Rontgen dada. Dalam Rontgen ini, kamu biasanya akan diminta untuk berdiri. Film foto berupa plat nantinya akan diolah menjadi gambar, lalu diletakkan sesuai dengan bagian tubuh yang ingin difoto.

Kemudian, alat foto rontgen yang menyerupai tabung dan dilengkapi cahaya, akan diarahkan ke bagian tubuh yang akan diperiksa. Benda itulah yang akan manghasilkan sinar-X untuk mengambil gambar dalam film foto khusus. Dalam prosedur ini, dirimu akan diminta untuk tidak bergerak dan menahan napas agar gambar tidak kabur. Oleh sebab itu, untuk anak-anak terkadang membutuhkan penyangga sebagai penahan posisi agar anak tidak bergerak.

Selama pengambilan foto ini, dirimu tak akan merasakan apa pun. Namun, bila mengalami patah tulang, biasanya akan merasakan nyeri atau rasa tidak nyaman ketika harus memindah-mindahkan posisi tubuh. Prosedur foto rontgen ini hanya berlangsung selama beberapa menit. Namun, untuk foto Rontgen tertentu, seperti penggunaan kontras, bisa memakan waktu hingga satu jam.


Cara Kerja Tes X-Ray

Pertma kali x-ray ditemukan dipakai untuk memeriksa tubuh. Radiasi ini pertama kali ditemukan oleh seorang profesor asal Jerman di tahun 1895 yang bernama Wilhelm Conrad Röntgen.

Berikut ini adalah cara kerja X-ray:  

  • Warna hitam menandakan bahwa X-ray mengenai udara.
  •     Bila mengenai logam atau bagian tubuh yang padat, seperti tulang, sebagian besar partikel X-ray terblokir. Hasil X-ray pun akan tampak berwarna putih.
  • Bila sinar x-ray mengenakan otot, lemak dan cairan hasilnya akan mendatangkan warna abu-abu.

Sejarah Penemuan X-Ray

Pertama kalinya sinar x-ray ditemukan Wilhelm C. Roentgen pada tanggal 8 November 1895. Saat itu Roentgen bekerja menggunakan tabung.

  • Wilhelm C. Roentgen

Crookes di laboratoriumnya di Universitas Wurzburg. Beliau menyelidiki hidup hijau pada tabung yang sebelumnya menarik perhatian Crookes. Selanjutnya beliau mencoba menutup tabung tersebut menggunakan kertas hitam dengan harapan supaya tidak ada cahaya yang dapat lewat. Namun setelah ditutup ternyata masih ada sesuatu yang dapat lewat. Beliau Menyimpulkan bahwa ada sinar tidak keliat yang mampu menerobos kertas hitam itu.

Saat beliau mengidupkan listrik tabung untuk penelitian sinar katoda, beliau mendapatkan bahwa ada sejenis cahaya berpendar pada layar yang terbuat daribar ium platino cyanida yang kebetulan berada di dekatnya.Bila sumber listrik dimatikan, maka cahaya pijar pun hilang.

Beliau menyadari bahwa jenis sinar yang tidak kelihatan telah datang dari dalam tabung sinar katoda. Sebab sebelumnya tidak pernah ada, maka sinar ini diberi nama sinar-X. Namun untuk menghargai jasa beliau dalam penemuan ini maka seringkali sinar-X itu dinamai juga sinar Roentgen. Kita menyebutnya sinar Ronsen

warna hijau yang terlihat oleh beliau akhirnya diketahui bahwa sinar itu tidak lain adalah gelombang cahaya yang dipancarkan oleh dinding kaca pada tabung sewaktu elektron menabrak dinding itu, sebagai akibat terjadinya pembebasa listrik melewati gas yang masih tersisa dalam tabung.

Pada saat yang bersamaan elektron tersebut mendorong partikel pada kaca untuk mengeluarkan arus elektromagnetik yang panjang arusnya sangat pendek dalam bentuk sinar-X. Pada saat itu para ahli sudah mengetahui bahwa sinar-X dapat dihasilkan jika elektron pada kecepatan yang sangat tinggi menabrak atom.

Tergiur oleh penemuannya yang tidak sengaja itu, Roentgen memusatkan perhatiannya pada penyelidikan sinar-X. Dari penyelidikan itu beliau mendapatkan bahwa sinar-X dapat memendarkan berbagai jenis bahan kimia. Sinar-X juga dapat menembus berbagai materi yang tidak dapat ditembus oleh sinar tampak biasa yang sudah dikenal pada saat itu.

Di samping itu, Roentgen juga bisa melihat bayangan tulang tangannya pada layar yang berpendar dengan cara menempatkan tangannya di antara tabung sinar katoda dan layar. Hasil penyelidikan selanjutnya diketahui bahwa sinar-X ini menjalur menempuh perjalanan lurus dan tidak dibelokkan baik oleh medan listrik maupun medan magnet.

Berkat jasa beliau yang menemukan serta mempelajari sinar-X tersebut, maka pada tahun 1901 beliau dianugerahi Hadiah Nobel Bidang Fisika yang untuk pertama kalinya diberikan dalam bidang ini. Sinar-X ternyata mampu mengantarkan ke arah terjadinya perubahan pokok dalam jurusan kedokteran. Dari melakukan medik, Sinar-X dapat digunakan untuk diagnosa maupun terapi. Adanya penemuan sinar-X tersebut kita dapat mengetahui tubuh manusia menjadi mudah didapat tidak perlu melakukan operasi bedah.


Kapan Harus Melakukan Pemeriksaan X-Ray

Pemeriksaan X-ray merupakan salah satu pemeriksaan penunjang dari penegakkan diagnosis di samping pemeriksaan laboratorium. Seperti yang sudah dijelaskan, X-ray digunakan untuk melihat kondisi-kondisi tubuh manusia. Contohnya, patah tulang sampai menemukan jenis pengobatan suatu masalah medis yang akan diberikan.


Produk X-ray Indukstrial

  • Xray industri makanan kemas

Xray industrial makanan kemas digunakan untuk mendeteksi adanya kontaminan yang terdapat pada makanan kemas, tidak hanya itu, alat ini juga mampu mendeteksi adanya cacat pada kemasan produk. Alat ini juga mampu bekerja cepat, dan mampu meningkatkan produktifitas makanan kemas.

  • Xray industri air mineral

Xray industrial digunakan untuk mendeteksi adanya kontaminan pada kemasan air minum yang mampu membahayakan bagi konsumen.  Xray industrial untuk minuman kemas ini juga bekerja dengan cepat sehingga meningkatkan produktifitas di industri yang anda bangun.

  • Xray industrial bones

Xray ini berfungsi untuk mendeteksi adanya tulang yang berlebih di dalam makanan kemas yang membahayakan orang. Xray ini mampu mendeteksi dengan cepat keberadaan tulang yang berlebih dalam makanan kemas.

Xray industrial yang ada di xrayindonesia memiliki teknolgi xray terbaru yang memungkinkan pendeteksian lebih cepat serta hemat energi. Xray industrial juga mampu mendeteksi makanan dingin maupun panas. Dengan tampilan yang simpel dan penggunaannya yang mudah, membuat xray industrial ini banyak digunakan oleh para pelaku industri makanan kemas.


Fungsi Sinar X-ray

 Mesin x-ray atau sinar x dan fungsinya :

  • Dalam bidang kesehatan

  1. Sinar x dapat dipakai untuk melihat kondisi tulang, gigi serta organ tubuh yang laintidak perlu melakukun pembedahan langsung pada tubuh pasien. Biasanya, masyarakat awam menyebutnya dengan sebutan ‘’FOTO RONTGEN’’.
  2. Sinar-X digunakan untuk mengambil gambar foto yang dikenal sebagai radiograf. Sinar-X bisa menerobos badan manusia namun dihisap oleh bahagian yang lebih padat seperti tulang. Gambar sinar-X digunakan untuk meriksa kecacatan tulang, tulang yang patah dan menyiasat keadaan organ-organ dalam tubuh.
  3. Sinar-X digunakan untuk memusnahkan sel-sel kanker. Hal ini dikenal sebagai radioterapi.
  4. Dalam bidang Perindustrian, memeriksa retakan dalam struktur plastik dan getah.
  • Dalam bidang penelitian ilmiah

Sinar-X  digunakan untuk mencari struktur balur  dan jarak pemisahan antara partikel-partikel dalam suatu bahan balur.

  • Dalam bidang penerbangan

Sinar X  dipakai untuk mengetahui instrument pesawat yang mendapat kerusakan. Hasil dari penggunaan sinar X ini memudahkan tehnisi pesawat untuk melakukan perawatan terhadap instrument pesawat yang mengalami kerusakan.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Pengertian X-Ray: Proses Pembentukan, Kegunaan, Cara, Sejarah semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: